up2date.id, JAKARTA- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengusulkan agar ijazah bisa menjadi jaminan di bank. Sehingga akan lahir pengusaha-pengusaha baru.
Hal itu disampaikan Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming, dihadapan Presiden Joko Widodo dalam acara HUT ke-50 HIPMI ke-50 tahun di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta, Jumat (10/6).
Namun yang menjadi persoalan, menurut Mardani, perbankan selalu menanyakan aset yang dimiliki untuk pinjam uang.
“Kita baru lulus kuliah S1 atau S2. Kita pergi ke perbankan, kalau mau pinjam Rp 1 miliar yang ditanyakan perbankan punya aset tidak Rp 1 miliar,” katanya.
Ditegaskan Mardani, tidak mungkin pengusaha pemula punya aset sampai Rp 1 miliar. Sebab modal anak muda yang baru lulus ialah pendidikan.
“Karena anak muda modalnya bukan aset. Tapi modalnya SDM dan pendidikan,” tegasnya.
Karena itu, lanjut Madrdani, HIPMI mengusulkan agar ijazah bisa jadi jaminan di bank. Dengan demikian, diharapkan akan lahir pengusaha-pengusaha baru.
“Saya mau ada regulasi yang diatur bagaimana anak muda yang lulusan S1, S2 atau S3 cukup memberikan ijazahnya sebagai jaminan kepada perbankan dan dia bisa menjadi memulai pengusaha pemula. Sehingga ada modal dia bekerja,” terangnya. (yob/foto: setpres)








