- Daerah

Broadcast Class Hadir di Tanbu, Cetak Generasi Melek Penyiaran dan Literasi

Up2date.id, BATULICIN – Antusiasme peserta memenuhi Studio Mini Lantai II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu saat program Broadcast Class resmi digelar, Kamis (23/7). Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Literasi Berbasis Inklusi Sosial Komunitas Pegiat Gambar (Kopiambar) Bacarita bekerja sama dengan Dispersip setempat itu menjadi kelas perdana yang menghadirkan pelatihan penyiaran dan jurnalistik bagi masyarakat di Bumi Bersujud.

Sebanyak 25 peserta mengikuti kelas eksklusif tersebut. Mereka tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai sesi praktik yang dirancang untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum, memahami teknik peliputan berita, hingga mengenal proses produksi podcast.

Materi pertama disampaikan Ibas Abdi, seorang master of ceremony (MC) profesional yang memiliki lisensi BNPT RI sekaligus trainer public speaking. Dalam suasana yang santai dan interaktif, Ibas mengajak peserta mempraktikkan teknik berbicara di depan umum dengan penekanan pada penguasaan intonasi, tempo, artikulasi, dan kepercayaan diri.

Satu per satu peserta diberi kesempatan tampil untuk menyampaikan materi singkat. Melalui evaluasi langsung dari narasumber, mereka belajar mengolah suara, membangun kontak dengan audiens, serta menyampaikan pesan secara jelas dan meyakinkan. Suasana kelas pun berlangsung dinamis karena seluruh peserta aktif mengikuti setiap sesi praktik.

Pada sesi berikutnya, jurnalis Ahmad Maulana membawakan materi mengenai teknik peliputan berita. Ia mengulas prinsip-prinsip dasar jurnalistik, mulai dari menggali fakta, melakukan wawancara, hingga menyusun informasi berdasarkan kaidah jurnalistik agar menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.

Tidak berhenti di ruang kelas, peserta kemudian diajak mengunjungi Studio Podcast milik Dispersip Kabupaten Tanah Bumbu. Dipandu oleh instruktur Kahar, mereka diperkenalkan dengan berbagai perangkat produksi podcast, fungsi setiap peralatan, serta tahapan produksi konten audio, mulai dari proses perekaman hingga penyuntingan.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu sesi yang paling menarik. Selain mencoba langsung peralatan podcast, peserta juga saling berbagi pengalaman. Beberapa di antaranya ternyata telah aktif sebagai podcaster maupun penyiar radio FM sehingga diskusi berkembang menjadi ajang bertukar pengetahuan dan pengalaman di bidang penyiaran.

Program Broadcast Class mendapat sambutan yang sangat positif. Tingginya minat peserta menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pelatihan komunikasi dan penyiaran, terlebih kegiatan serupa baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Menurutnya, keterampilan berbicara di depan umum, jurnalistik, dan penyiaran merupakan bagian dari penguatan literasi yang relevan dengan perkembangan media saat ini.

“Harapannya, ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diterapkan dalam dunia penyiaran maupun pembuatan konten digital yang edukatif. Pada akhirnya, kemampuan tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Kopiambar Bacarita dan Dispersip Kabupaten Tanah Bumbu, Broadcast Class diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak ruang belajar kreatif yang mampu mencetak generasi muda dengan kemampuan komunikasi yang baik, melek media, serta memiliki semangat menyebarluaskan konten-konten literasi yang berkualitas. (uza/foto: ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *