up2date.id– JAKARTA- Setidaknya ada 40 korban kasus aplikasi Binomo yang digawangi Indra Kenz dengan kerugian mencapai Rp 44 miliar.
“Ada 40 korban dengan kerugian kurang lebih Rp 44 miliar. Ini dimungkinkan masih terus akan bertambah, karena kami sudah membuka hotline terkait korban Binomo ini,” kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Candra Sukma Kumara, dalam jumpa pers, Jumat (25/3).
Dalam kasus yang melibatkan grazy rich asal Medan ini, selain Bareskrim telah memeriksa 64 orang saksi, juga menyita sejumlah barang bukti.
“Terkait barang bukti ada kendaraan yang kita hadirkan, Tesla. Kemudian untuk Ferarri ada di Sumatera Utara dan sebagian rumah maupun tanah yang sudah kita sita,” jelas Kombes Candra.
Sementara, Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan, memastikan pihaknya bergerak terus mengembangkan kasus Binomo dengan memburu tersangka lainnya.
“Kami tidak berhenti di sini saja. Kami lagi mengembangkan terkait tersangka lainnya yang kami duga masih ada dan belum kami tangkap,” tegas Whisnu.
Dalam mengusut kasus ini, Bareskrim Polri menggandeng PPATK, Bappepti dan OJK. Begitupun dengan aliran dana ke sejumlah rekening, juga ditelusuri.
“Hari ini kita menunjukkan saudara IK yang ada, yang kedua bagaimana beberapa aset sudah kita sita lagi. Mulai dari mobil, rekening, rumah dan tanah serta ada di kripto,” ucap Brigjen Whisnu.
“Kami akan mencari terus asetnya,” imbuhnya. (yob/foto: ist)








