up2date.id, JAKARTA- Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia atau seri Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), habis terjual dua minggu sebelum gelaran, 18-20 Maret mendatang.
“Apresiasi luar biasa atas animo masyarakat, dimana tiket penjualan MotoGP (Pertamina Grand Prix of Indonesia) yang utama sudah terjual,” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir, dalam konferensi pers secara daring, Ahad (6/3).
Menurut Erick, keberhasilan penjualan tiket juga tak lepas dari kerja keras semua pemangku kepentingan, khususnya Gubernur NTB, Zulekieflimansyah dan Komandan Lapangan MotoGP, Hadi Tjahjanto.
Selain itu, kinerja luar biasa penjualan tiket itu juga berkat jaringan perusahaan BUMN, seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bang Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan holding bank syariah BUMN, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI).
“Bank Mandiri, BTN, BRI dan BSI telah mengupayakan kerja keras selama seminggu ini supaya penjualan tiket bisa maksimal,” jelas Erick, sebagaimana dilansir dari situs infopublik.id.
Meski penjualan tiket MotoGP utama sudah habis, sambung Erick, penonton yang belum memperoleh tiket masih memiliki kesempatan mendapatkan tiket tambahan.
Ini karena Dorna, penyelenggara MotoGP, akan membuka tambahan sebanyak 500 tiket untuk tribun berdiri bagi pecinta motoGP Indonesia.
“Dorna mengapresiasi antusiasme masyarakat dan membuka tambahan untuk stand fans Marc Marquez serta Maverick Vinales sejumlah 500 lagi yang saya yakin akan sold out (habis) juga,” ucapnya.
Konferensi pers ini selain narasumber Menteri BUMN Erick Thohir, juga hadir Wamen BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama InJourney Dony Oskaria, Komandan Lapangan MotoGP, Hadi Tjahjanto dan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. (yob/foto: dok)








