up2date.id, JAKARTA- Hanya dalam dua hari, tujuh diduga teroris dibekuk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di empat provinsi.
Tiga diamankan di Jakarta, Tangerang Selatan, Banten dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mereka diduga mendukung atau terlibat dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
“Ketiga tersangka berinisial RS, MR dan HP diringkus pada Selasa (15/3),” kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar, Jakarta, Kamis (17/3).
Menurut Aswin, RS ditangkap di Jl Pemuda, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pukul 07:46 WIB, berasal dari kelompok Ansor Daulah.
“Barang bukti yang disita, pisau sangkur berwarna hitam dan Handphone Evercross warna hitam,” ucap Aswin.
Kemudian, tersangka MR ditangkap di Kemanggisan, Grogol, Palmerah, Jakarta Barat, dan HP diamankan di Jl RE Martadinata Cipayung Ciputat,Tangerang Selatan, Banten.
Terbaru, empat tersangka anggota Jamaah Islamiyah (JI), ditangkap di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (16/3) . Mereka, AR, MS, AS dan DS.
Dalam penangkapan, turut disita busur dan 11 anak panah. Selain itu, 17 buku Ar-Risalah dan Mizanul Mushin. Ar-Risalah merupakan buku pertama dalam bidang ushul fiqih karya Imam Syafi’i, salah satu ulama moderat terbesar dalam sejarah Islam.
Menurut Aswin, beberapa tersangka yang diciduk itu merupakan tokoh senior di JI. DS merupakan pembina bagi JI di Batam dan kerap merekrut anggota baru.
Kemudian, MS dan AR juga merupakan pembina yang berada di bawah pimpinan Mudjahid yang merupakan Qoid Korda Batam. Pada akhir 2014 lalu, MS menghadiri pertemuan sesama anggota JI di Batam.
Sepanjang Maret 2022 ini, Densus telah menciduk puluhan tersangka terorisme dari jaringan JI di beberapa wilayah. Salah satu di antaranya, dokter Sunardi, yang terpaksa ditembak mati di Sukoharjo, Jawa Tengah. (yob/foto: dok)








