- Daerah

Buaya Muncul di Pantai Batakan Baru

Up2date.id, PELAIHARI- Upaya Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan mengevakuasi buaya dari Sungai Batakan, belum membuahkan hasil, sementara pada Senin (1/4) sore seekor buaya terlihat berkeliaran di dekat dermaga Pantai Batakan Baru.

Satwa peninggalan jaman purba yang dilindungi itu, terlihat mulai pukul 16.00 Wita agak jauh dari pantai, namun menjelang Maghrib, buaya itu terlihat jelas di dekat dermaga sebelum menghilang.

Kemunculan buaya itu sempat terekam video amatir, terdengar suara warga yang mengabadikan satwa ganas itu.

Jarak kemunculan buaya itu sekitar 300 meter dari sungai lokasi seorang nelayan diterkam  pada Sabtu (29/3) malam.

Sekretaris Desa Batakan, Muhammad Ansyari, membenarkan adanya kemunculan buaya di Pesisir Pantai Batakan Baru pada Senin  sore, namun tidak dapat memastikan apakah buaya tersebut yang menyerang nelayan beberapa hari lalu.

“Buaya itu terpantau muncul sekitar pukul 16.00 Wita sampai menjelang Maghrib di sekitar dermaga yang ada di Pantai Batakan Baru,” kata Sekdes.

Atas kemunculan buaya tersebut, pihaknya berharap masyarakat Batakan dan sekitarnya termasuk pengunjung (wisatawan) Pantai Batakan selalu waspada dan berhati-hati.

“Apalagi nanti saat lebaran banyak pengunjung yang datang ke pantai di Batakan. Karena itu jauh-jauh hari kami kabarkan agar nanti pengunjung berhati-hati,” tandasnya.

Apakah sebelumnya (dulu) kemunculan buaya di sekitar pantai di Batakan pernah terjadi? “Pernah satu kali terekam pengunjung saat berwisata di Pantai Batakan,” sebut Ansyari.

Seperti diberitakan sebelumnya, Saharudin seorang nelayan asal Pulau Keramian, Masalembu, Kabupaten Sumenep Jawa Timur diterkam buaya usai buang air besar di Sungai Batakan.

Korban menderita luka dibagian tangan kiri, pergelangan tangan dan pinggul akibat gigitan buaya yang sempat menyeretnya ke dalam sungai sebelum berhasil melepaskan diri.

Karena dinilai membahayakan warga, BKSDA Kalsel melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Pelaihari berupaya mencari buaya tersebut dan memasang pancing.

Petugas SKW 1 juga memasang papan peringatan dan spanduk di kedua bantaran sungai dan meminta warga untuk sementara membatasi diri beraktivitas di dekat sungai. (Zkl/foto: ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *