Up2date.id, BATULICIN- Menikmati panorama alam dan berwisata agrotechnopark ke Desa Batulicin Irigasi saat liburan atau akhir pekan menjadi pilihan yang pas bersama keluarga atau orang terdekat. Wisata ini memberi pengalaman baru yang seru.
Cukup mudah menjangkau wisata ini, lokasinya di Kecamatan Karang Bintang, Kab Tanah Bumbu, cukup 20 menit perjalanan dari ibukota Kecamatan Simpang Empat. Akses jalan sangat mudah dan baik.
Memasuki desa ini pemandangan asri menyambut. Suasana lingkungan khas pedesaan. Keramahan warga menjadi citarasa tersendiri. Oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) agrotechnopark setempat, desa ini memang didesain memberi kenyamanan bagi siapapun yang berkunjung.
Wisatawan yang datang ke tempat ini akan disambut dengan ramah, topi khas pedesaan berbentuk kerucut dari ayaman bambu, caping akan dikenakan bagi setiap pelancong. Sehingga tidak perlu cemas berkunjung meskipun saat matahari terik.
Terdapat beberapa spot yang dapat dikunjungi pada wisata agrotechnopark ini, di antaranya sentra hidroponik sayur. Di tempat ini pengunjung akan melihat pengelolaan perkebunan sayur moda hidroponik. Lokasinya cukup luas. Di lokasi yang sama juga tersedia banyak tanaman hias berbagai jenis. Sangat memanjakan pencinta tanaman hias. Pengunjung yang berminat juga dapat membeli sayur dan tanaman hias langsung di spot ini.
Perkebunan anggur salah satu yang menjadi favorit. Seperti diketahui kebun anggur masih menjadi hal yang langka di kabupaten pesisir ini. Iklim tropis panas menuntut pengelola melakukan perawatan yang cukup rumit. Sehingga spot kebun anggur menjadi destinasi yang cukup unik. Terlebih lokasinya yang instagramabel, cokok untuk berswafoto.
Ada banyak kebun buah di desa ini, bahkan hasil buahnya telah dipasarkan hingga ke berbagai daerah. Hasil buah juga diolah menjadi bahan produk khas UMKM. Salah satu yang khas adalah kripik dari buah pare, memberi citarasa yang khas.
Di desa ini juga tersedia kolam pemancingan ikan yang cukup luas. Lokasinya dikelola dengan baik. Terdapat sarana penunjang yang memberi kenyamanan bagi pemancing. Di spot ini kerap diadakan event lomba pancing yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah.
Masih di areal yang berdekatan, juga terdapat areal permainan atau outbound yang sangat cocok untuk kelompok anak usia sekolah. Bagi ingin mengguankan fasilitas ini, tim pemandu dari Pokdarwis siap mendapingi. Sehingga tetap aman meskipun bagi anak usia 10 tahun ke bawah.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung di lokasi ini telah dibangun rumah pondok atau gazebo di sejumlah titik. Bahkan pemerintah desa telah membangun rumah singgah yang megah dan cukup luas. Rumah singgah didukung sarana yang memadai sehingga sangat refresentatif untuk ditinggali berhari-hari.
Yang memberi kesan mendalam bagi pelancong adalah Pondok Makan Pawon. Pengunjung akan merasakan sensasi makan dengan suasana khas dapur di rumah pedesaan. Tata letak dan desain interior di pondok pawon ini benar-benar kental dengan suasana rumah di desa. Berbagai perabot yang digunakan adalah peralatan jaman dahulu. Sajian menu makanan juga khas pedesaan. Suasana semakin kental diiringi instrument musik khas pedesaan. Sungguh citarasa yang sangat rekomended untuk dicoba.
Seharian berada di desa agrotechnopark ini benar-benar memberi pengalaman yang mengsankan terutama bagi anda yang memiliki aktivitas padat di perkotaan. Bagi pengunjung yang memiliki waktu cukup lapang, Pokdarwis juga menyiapkan paket penginapan di rumah -rumah warga.
Kepala Desa Batulicin Irigasi, Supriyadi mengatakan, desa wisata agrotechnopark masih terus dalam tahap pengembangan. Pihaknya masih terus menghimpun informasi dan membuat studi pengembangan.
“Saat ini kami masih terus mengembangkan. Sejumlah sarana pendukung masih dalam tahap persiapan. Sambil kami memberdayakan masyarakat. Kami juga sedang menjajaki kerjasama dengan berbagai pihak,” ujarnya, Sabtu (10/2) siang saat menyambut rombongan komunitas berkunjung ke desanya.
Supriyadi yang sangat antusias ini, mengaku telah memiliki masterplant pengembangan agrotechnopark yang akan diterapkan di desanya. Ia sadar betul jika potensi desanya berbeda dengan desa lain.
“Kami berbeda dengan desa lain yang pengembangannya melalui eksplorasi alam bidang pertambangan. Kami fokus ke pemberdayaan masyarakat yang bekelanjutan dan pengembangan potensi kepariwisataan,” tandasnya.
Pengembangan agrotechnopark menurut Supriyadi diharapkan dapat melibatkan peran serta masyarakat sehingga dapat meningkatkan pendapatan.
“Kita sedang mengembangkan ekosistem kepariwisataan di desa sehingga masarakat bisa menerima manfaat langsung baik melalui pengelolaan komponen kepariwisataannya atau melalui pengembangan produk UMKM,” Tandasnya.
Mengunjungi agrotechnopark, lanjut Supriyadi, selain berwisata alam juga dapat berwisata edukasi. Pengunjung akan diberikan informasi prihal agrologi.
“Kami sedang berkomunikasi dengan dinas terkait. Kami berharap secara berkala dan priodik selalu ada kunjungan dari sekolah-sekolah ke sini,” pungkasnya. (uza/foto: bzak)








