Up2date.id, BARABAI- Tumpukan smpah dan Raba menjdoi salah saru sebab trejadinya banjir di Desa Jaranih dan Masiraan.
Kepastian itu dikemukakan Plh. Danramil 1002-05/Pandawan, Peltu Henri Murpianto, yang melalkukan pemantauan serta survey bersama Camat, Kapolsek setempat,BPBD . HST, Dinas Sosial, Tagana, Apdesi, dan Kepala Desa Jaranih, Apdes dan relawan, Kamis (4/1).
Menurut danramil, akibat musibah ini warga yang terdampak banjir di desa Jaranih sebanyak 373 KK dan rumah terendam 9 KK dengan ketinggian air dari 10 hingga 70 centimeter.
“Sedang di desa Masiraan terdapat 232 KK terdampak banjir dan rumah terendam 52 KK dengan ketinggian air dari 20 hingga 80 centimeter,” jelasnya.
Sementara, Danramil 1002-06/Barabai, Kapten Inf Rudi Hartono bersama anggota melakukan pemantau banjir di wilayah terutama di bantaran Sungai Barabai,
Lebih lanjut Peltu Henri Murpianto menyampaikan, hasil survey lapangan terdapat tumpukan sampah dan potongan bambu (Raba) di Sungai sehingga air menggenang dan meluap ke pemukiman.
Upaya yang dilakukan. menyiapkan (standby kan) 5 unit Perahu Fiber untuk membantu warga yang beraktivitas dan membersihkan rumah warga, serta merencanakan pemberisahan sampah di Sungai agar nantinya air dapar mengalir dengan lancar.
Sedang Dandim 1002/HST, Letkol Inf Fery Perbawa melalui Pasiter Kodimnya, Kapten Inf Moh Alip Suroso mengaku telah berkooradinasi dengan instansi terkait tentang penanganan banjir yang terjadi di wilayah Hulu Sungai Tengah, khususnya di Kecamatan Pandawan dan Kecamatan Barabai.
“Kita juga menhimbau warga yang terdampak untuk tetap waspada, amankan barang-barang berharga guna mengindari kerugian, baik materiil dan personel serta jangan panik”.pungkasnya. (ril/foto: pendim).








