Up2date.id, JAKARTA – Inlet Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, Senin (31/7). Pembangunan sodetan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi banjir di Jakarta.
“Urusan Sodetan Ciliwung ini sudah hampir 11 tahun dan hari ini alhamdulillah selesai. Ini bisa menyelesaikan paling tidak enam kelurahan enggak banjir lagi,” ujar presiden.
Dalam sambutannya, Jokowi menekankan penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga ke hilir. Sebelum peresmian sodetan ini, pada penghujung tahun 2022 presiden telah terlebih dahulu meresmikan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang terletak di kawasan Bogor.
“Dengan selesainya Sodetan Ciliwung ini juga menyelesaikan banjir Jakarta, baik tadi yang Bendungan Ciawi-Sukamahi, Sodetan Ciliwung, normalisasi Ciliwung BKT, itu bisa menyelesaikan baru kira-kira 62 persen dari persoalan banjir yang ada di Jakarta, artinya masih ada PR 38 persen,” katanya.
Presiden mengakui, upaya penanganan banjir Jakarta bukan hal yang mudah karena selain Sungai Ciliwung masih terdapat 12 sungai yang lain yang juga perlu ditangani secara baik, di antaranya Sungai Sunter, Cipinang, Baru Barat, Baru Timur, Mookervaart dan Pesanggrahan. Selain itu, terdapat juga potensi banjir rob yang naik ke daratan Jakarta.
Karena itu, presiden meminta semua pihak terkait untuk dapat bekerja sama dalam upaya mengatasi banjir tersebut.
“Ini yang harus dikerjakan bersama-sama Kementerian PUPR dan Pemprov DKI Jakarta. Ini persoalan yang sangat kompleks dan tidak mudah,” tandasnya. (yob/foto: setpres)








