Up2date,id, KOTABARU – Sedikitnya 60 pelajar jenjang SMP se Kabupaten Kotabaru mendapatkan workshop resensi buku, Rabu (20/5).
Kegiatan yang berlangsung di lantai II aula kantor layanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kotabaru berlangsung seru karena moda pelatihan yang interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Pemateri yang dihadirkan adalah Kabid Pelayanan Perpustakaan, Safyan Hamid, Pegiat Literasi, Muzakkir Munzir, dan resensator, Mario Hikmat. Pelatihan sekaligus dirangkaikan dengan praktik terbimbing, di mana peserta langsung meresensi buku dan mengunggahnya ke media sosial.
Kepala Dispersip Kotabaru yang diwakili Sekretarinya, Asriady Sulaiman, mengapresiasi tingginya antusias peserta. Hingga batas limit waktu pelatihan telah usai, peserta masih bersemangat ingin melanjutkan praktik.
Workshop ini menurutnya melatih kebiasaan berpikir kritis siswa. Dengan melakukan resensi, peserta diharapkan terbiasa melakukan pengkajian dan penilaian terhadap karya.
“Meresensi ada tahapannya, tidak hanya membaca tapi juga menganalisa. Ini tentu melatih kemampuan berpikir kritis siswa,” ujarnya.
Kabid Pelayanan Dispersip yang juga sekaligus sebagai pemateri dalam kegiatan ini, Sofyan Hamid menjelaskan, hasil resensi dapat dijadikan kompas bagi calon pembaca buku.
“Dengan kita menilai buku, berarti kita memberikan peta jalan bagi calon pembaca buku,” tandas Hamid.
Meresensi merupakan tingkatan tinggi dalam literasi, pemahaman mendalam terhadap karya serta pengetahuan dan pengalaman yang mempuni akan menjadi pondasi dalam melakukan ulasan.
Tingginya atensi peserta juga tampak dari sebaran asal peserta. Peserta bahkan ada yang dari wilayah kecamatan Tanjung Pelayar. Panitia menutup kuota jauh hari, meski masih banyak yang berniat mendaftar. Panitia juga menyiapkan banyak doorprize bagi peserta yang aktif.
Kegiatan ini juga dihadiri pegiat literasi, Forum TBM, Duta Baca dan perwakilan MKKS jenjang SMP.
Sebagai tindak lanjut, Dispersip akan mengadakan lomba resensi buku yang bakal terbuka bagi pelajar jenjang SMP se Kabupaten Kotabaru. (Uza/foto ist)








