up2date.id, PELAIHARI- Persetala memetik kemenangan pada laga putaran kedua Liga 3 Zona Kalimantan Selatan. Tim Berjuluk Kijang Hamuk itu mengalahkan Talenta Banua 2-1 di Stadion Pertasi Kencana, Jumat (6/1).
Gol kemenangan tuan rumah dihasilkan Irsyad Fajar Rahman menit ke-38 babak pertama. Sedang gol kedua dicetak Ronald Vanesty dari titik penalti di menit ke-75. Sementara gol balasan Talenta Banua oleh Achmad Nur Afandi menit ke-58.
Gol pertama Persetala sempat diprotes pemain dan ofisial Talenta Banua. Mereka menilai, sebelum gol tercipta pemain persetala sudah terjebak offside. Namun wasit Abdullah dari Kabupaten Tapin, tetap pada putusannya. Gol tersebut merupakan satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama.
Tertinggal satu gol, di babak kedua tim di bawah naungan PT Bina Banua Grup itu ,mulai bangkit dan beberapa kali mengancam pertahanan Persetala, sampai akhirnya sebuah tending keras dari laur kotak penalti gagal diantisipasi kiper Angga.
Kedudukan 1-1 tempo permainan makin meningkat, beberapa kali pemain kedua kesebelasan harus mendapat perawatan tim medis akibat seringnya terjadi benturan.
Malapetaka bagi tim yang diasuh mantan penggawa Barito Putra, Ismayana Arsyad, terjadi melalui serangan cepat yang dilancarkan pemain Persetala berbuah tendangan penalti. Wasit yang memimpin pertandingan menilai pemain Talenta Banua menjatuhkan pemain Persetala dalam kotak terlarang.
Ronald yang ditunjuk sebagai algojo, dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Gol ini sekaligus menjadi gol pengunci pertarungan Persetala dengan Talenta Banua.
Pelatih Persetala, Edi Justo Purwanto, mengaku sanang dengan hasil yang diraih tim asuhannya, terutama dengan dukungan dari penonton yang hadir di Stadion Pertasi Kencana.
“Pertama kami mengucapkan terima kasih kepada penonton yang menyaksikan langsung pertandingan ini, dan kemenangan ini sangat krusial bagi Persetala,” kata Edi Purwanto usai pertandingan.
Edi mengaku memang masih ada kekurangan yang dibenahi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Namun optimisme pemain-pemain Persetala dapat meraih hasil maksimal di tiga laga berikutnya.
Sementara, pelatih Talenta Banua, Ismayana Arsyad, mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit, mantan pemain Primavera yang sempat berlatih di Italia ini, menilai wasit sangat menguntungkan pemain tuan rumah.
“Anda lihat sendiri bagaimana kepemimpinan wasit yang banyak merugikan kami,” kata Ismayana ketika diminta komentarnya.
“Tim ini cukup lama kami siapkan, hampir tiga bulan. Tapi kekalahan karena faktor non teknis, sangat tidak menyenangkan,” tegas Ismayana.
Ia berharap Asosiasi Provinsi PSSI Kalsel mulai berbenah, menurutnya sayang pemain-pemain muda dihadapkan dengan masalah non teknis.
Dengan hasil ini, untuk sementara Persetala menduduki puncak klasemen Grup D dengan poin 3. Pertandingan selanjutnya, Senin (9/1), Talenta Banua akan menjanu Perseam Amuntai di Banjarbaru. Sedang Persetala akan bertandang ke kandang Perseam Amuntai, Kamis (12/1).
Grup E juga diikuti tiga tim, Kotabaru FC, Persitam Tamban dan Persepan Pagatan, pertandingan perdana Grup E antara tuan rumah Kotabaru FC dan Persitam Tamban berlangsung Sabtu (7/1) di Stadion Bamega, Kotabaru. (zkl/foto: zul yunus)








