- Hukum & Kriminal

Jaksa Agung Perintahkan Jampidsus Lacak Harta Koruptor Rp 78 T

up2date.id, JAKARTA- Jaksa Agung ST Burhanuddin mulai murka. Pasalnya tiga kali pemanggilan terhadap Surya Darmadi yang diduga melakukan korupsi hingga rugikan negara Rp78 triliun, tidak juga direspon.

Orang nomor satu di korps Adhyaksa ini memerintahkan jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidus), melacak aset pemilik PT Duta Palma Group tersebut.

Menurut Burhanuddin dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8), penyitaan tersebut dilakukan untuk mengembalikan kerugian negara yang telah lama dinikmati tersangka Surya Darmadi.

“Dalam rangka pemulihan kerugian dan perekonomian negara,” tegasnya.

Perintah pelacakan aset tersangka Surya Darmadi sekaligus PT Duta Palma, setelah tiga kali mangkir dari panggilan yang secara otomatis telah melepaskan hak-haknya dalam melakukan pembelaan.

Sebelumnya, penyidik telah mengirimkan surat panggilan di tiga lokasi kantor dan tempat tinggal Surya Darmadi. Namun panggilan tidak mendapat tanggapan. Bahkan pada tempat tinggal yang ada di Singapura.

Tiga tempat tersebut, di antaranya alamat rumah Surya Darmadi di Indonesia, Bukit Golf Utama PE.9 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Alamat kantor di Palma Tower, 22nd Floor, Jl RA Kartini III-S Kav6, Pondok Pinang, Jakarta Selatan-12310.

Ketiga, rumah/apartment/tempat tinggal, 21 Nassim Road # 01-18 Nassim Park Residences, Singapore – 258462.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka bersama dengan RTR selaku Bupati Kabupaten Indragiri Hulu periode 1999-2008.

Kejagung memperkirakan kerugian negara atas dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu, diperkirakan sampai Rp 78 triliun. (yob/foto: dok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *