- Nasional

Masyarakat Diimbau tak Bersandal Jepit Saat Berkendara

up2date.id, JAKARTA- Sepele namun memiliki dampak ke keselamatan pengendara, khususnya roda dua. Kebiasaan sebagian besar warga memakai sandal jepit saat berkendara, jadi sorotan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi.

“Mengajak masyarakat, tentunya harus tertib dari diri kita sendiri dulu. Masyarakat membantu dengan memunculkan kesadaran, mengajarkan hal-hal yang baik dengan orang terdekat,” ujar Irjen Firman  di Polda Metro Jaya, Senin (13/6), usai gelar pasukan dimulainya Operasi Patuh 2022 serentak di seluruh Indonesia.

Menurut Firman, kebiasaan yang memiliki dampak ke keselamatan harus mulai ditinggalkan. Sebab sandal jepit, tidak melindungi bagian kaki pengendara motor.

“Mohon maaf, saya bukan me-stressing pakai sandal jepitnya. Tidak ada perlindungan pakai sandal jepit itu. Karena kalau sudah pakai motor, kulit itu bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin, ada kecepatan. Makin cepat, makin tidak terlindungi kita. Itulah fatalitas,” jelas Pati Polri bintang dua ini.

Secara tegas dikemukakan putra Wakil Presiden RI ke-6 periode 1993-1998, Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno ini, Polri ingin menciptakan kesadaran bagi masyarakat perihal tertib dan keamanan dalam berkendara. Kesadaran itu, salah satunya dengan tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara sepeda motor.

“Kalau dibilang sepatu mahal, baju pelindung mahal, ya lebih mahal mana dengan nyawa kita,” tegasnya.

Karena itu, Irjen Firman mengimbau agar keselamatan benar-benar dijadikan pertimbang. Sehingga untuk berkendara, sudah siap dengan perlengkapan yang ada, seperti helm standar dan pakai sepatu.

“Inilah salah satu bentuk perlindungan Polri kepada masyarakat yang ingin dibangun, sehingga patuh menjadi bagian, bukan karena ada petugas,” tandasnya. (yob.foto: dok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *