up2date.id, KUWAIT CITY- Dikalahkan Timnas Indonesia di matchday pertama Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Kamis (9/6) dini hari WIB, pelatih Timnas Kuwait, Viteszlav Lavicka, terancam dipecat.
Media-media di salah satu negeri petro dolar itu, mendesak Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA) untuk memecat juru taktik asal Republik Ceko tersebut.
Pasalnya, Al-Azraq –julukan Timnas Kuwait– sebagai tuan rumah justru menelan kekalahan memalukan di laga perdana.
Kuwait ditekuk Garuda dengan skor 1-2. Padahal dalam laga tersebut, Kuwait menguasai permainan. Bahkan unggul lebih dulu lewat tandukan Youssef Nasser dimenit ke-40.
Namun eksekusi penalti Marc Klok menit ke-44 setelah Rachmat Irianto diterjang penjaga gawang Fahad Al Reshidi, berhasil menyeimbangkan kedudukan, 1-1.
Berselang tiga menit kemudian, Rachmat Irianto mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Garuda unggul 2-1 dan bertahan hingga laga tuntas.
Akibatnya, desakan untuk memecat sang pelatih pun bergema. Media Kuwait Al-Anba mendesak KFA agar memecat Viteszlav Lavicka.
Baca Juga: Garuda Bungkam Kuwait
Menurut pemberitaan mereka, pelatih 59 tahun itu membuat masyarakat Kuwait kecewa. Karena tim asuhannya tampil dengan performa memalukan.
“Timnas kita terus mengalami kemunduran usai kalah 1-2 melawan Indonesia, penampilannya sangat buruk. Timnas Indonesia yang menyia-nyiakan peluang nyaris menang telak,” tulis Al-Anba, sebagaimana dikutip dari okezone.com, Kamis (9/6).
“KFA harus turun tangan memperbaiki situasi sebelum dua pertandingan sisa, meski harus memecat pelatih. Permainan Kuwait rusak dan acak-acakan,” sambung laporan tersebut.
Al-Anba juga menulis Timnas Indonesia sejatinya bisa menang dengan selisih dua gol. Lini belakang Timnas Kuwait menjadi sorotan usai berkali-kali menjadi bulan-bulanan pasukan Shin Tae-yong.
“Akibat buruknya lini pertahanan tim kami, di awal babak kedua, Rachmat Irianto berhasil menyambar bola dan menembakannya ke gawang,” lanjut laporan Al-Anba.
“Mereka (Timnas Kuwait) menyerang dari segala lini, tapi usaha mereka sia-sia. Sebaliknya, serangan balik Timnas Indonesia berbahaya dan hampir mencetak gol ketiga karena kekacauan penampilan kami,” tegas Al-Anba.
Semenjak membesut Kuwait Maret 2022, Viteszlav Lavicka memiliki catatan buruk. Dari empat pertandingan, ia hanya membawa Kuwait meraup satu menang, satu imbang dan dua kalah. (yob/foto: dok)








