up2date.id, NAM DINH- Timnas U-23 Indonesia gagal revans atas Thailand, sehingga menyebabkan kandas medali emas SEA Games XXXI Vietnam.
Garuda Muda di final Piala AFF 2020 Desember lalu, juga ditaklukan Gajah Perang. Kali ini dalam laga semifinal di Thien Truong Stadium, Provinsi Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5) sore, dengan 1-0. Bahkan diwarnai tiga kartu merah untuk pemain Indonesia.
Babak pertama ditutup dengan skor 0-0. Indonesia lebih unggul dalam peluang. Begitupun di babak kedua, skor tidak berubah masih 0-0 sampai peluit panjang berbunyi.
Pertandingan lanjut ke babak tambahan 2X15 menit. Thailand akhirnya bikin gol di menit ke-95 via Weerathep Pomphan. Skor tidak berubah sampai akhir, Thailand melangkah ke final SEA Games 2021 untuk menghadapi pemenang antara Vietnam vs Malaysia.
Babak pertama, Timnas Indonesia U-23 coba kuasai penguasaan bola lebih dulu. Peluang pertama di menit kedua. Indonesia dapat tendangan bebas dari jarak sekitar 20 meter. Sepakan Marc Klok yang jadi eksekutor, melebar tipis di sisi kanan gawang.
Indonesia bermain rapat sampai menit kesepuluh. Sehingga Thailand kesulitan membongkar pertahanan Skuad Garuda Muda yang rapi dari setengah lapangan.
Di menit ke-13, Thailand akhirnya mampu membuat ancaman ke dalam kotak penalti Indonesia. Tapi umpan lambung dari Ekanit masih mudah diamankan kiper Ernando.
Korawich jadi eksekutor tendangan bebas di menit ke-30. Sepakannya masih mengenai pagar betis dan berujung tendangan sudut untuk Thailand.
Baca Juga: Sore Ini Garuda vs Gajah Perang, Revans Piala AFF 2020
Di menit ke-38, Egy Maulana Vikri melepas umpan dari situasi free kick. Rizky RIdho menyambutnya, namun masih belum temui sasaran.
Thailand balas mengancam dua menit kemudian. Chayapipat Supunpasuch lakukan percobaan sepakan jarak jauh yang masih off target.
Di menit ke-45, Egy Maulana jadi eksekutor bola mati lagi. Tendangannya ke depan gawang, hanya berujung tendangan sudut setelah bola kena kepala Korawich. Dari tendangan sudut tersebut. Klok lakukan tembakan langsung ke gawang. Tetapi masih kena tiang.
Thailand coba menekan lebih awal di babak kedua. Di menit ke-48, Ekanit lakukan sontekan yang masih melambung tinggi.
Thailand terus mendominasi sampai menit ke-65. Giliran Indonesia yang sulit mengembangkan permainan dan kerap lakukan pelanggaran saat kehilangan bola.
Menit ke-71, pemain pengganti Abimanyu lakukan shotting langsung dari tendangan bebas di sisi kanan Thailand. Namun bola masih mengarah ke kiper Kawin.
Di menit ke-78, Klok menusuk ke depan gawang saat menyambut kemelut. Lagi-lagi, sundulannya masih bisa diselamatkan Kawin.
Dua menit kemudian, Abimanyu lepas sepakan jarak jauh dari bola mati. Bola mengarah ke pojok atas kanan gawang, Kawin kembali menepisnya.
Serangan balik Indonesia pada menit ke-83. Jauhari memberi umpan pendek ke Abimanyu di depan kotak penalti, namun sayangnya Kawin dalam posisi tepat untuk menangkap bola.
Thailand gantian mengancam. Di menit ke-89, Chonnapat lepas sepakan keras dari kotak penalti dan bisa ditepis Ernando. Peluit panjang berbunyi, skor 0-0 tidak berubah dan lanjut ke babak tambahan 2X15 menit.
Thailand kembali ambil penguasaan sejak peluit babak tamabahan berbunyi. Indonesia coba terus bertahan dengan rapat.
Di menit ke-95 Weerathep Pomphan catatkan namanya di papan skor. Situasinya bermula dari pemain pengganti, Patrik dengan tenang menguasai bola di dalam kotak penalti Indonesia dan membawanya ke pinggir. Selanjutnya bola dikirim ke Benjamin di belakangnya dan melepas umpan tarik ke Weerathep.
Weerathep mampu kuasai bola kala Dewangga gagal meraihnya. Weerathep kemudian lepaskan sepakan kaki kiri keras, hingga masuk dengan sempurna. 1-0 Thailand unggul hingga babak pertama perpanjangan waktu tuntas.
Indonesia coba bangkit di babak kedua perpanjangan waktu. Sayangnya, Thailand bertahan lebih rapat dan juga terus berusaha menyerang. Laga pun berjalan makin keras.
Di 10 menit terakhir, Indonesia coba lebih menekan. Tempo panas pun terjadi, kala Kambuaya terlihat mendorong pemain Thailand karena diprovokasi.
Di menit akhir, Firza Andika diberi kartu merah akibat pelanggaran keras. Terjadi keributan di tengah lapangan dengan beberapa pemain saling dorong dan saling banting.
Rachmat Irianto juga kena kartu kuning kedua, jadi kartu merah. Kartu kuning kedua buat Ricky Kambuaya, juga jadi kartu merah. Peluit panjang berbunyi, skor akhir 1-0 buat kemenangan Thailand.
Susunan pemain- Indonesia: Ernando, Irianto, Fachruddin, Ridho, Dewangga (Firza Andika 103′), Marselino (Abimanyu 64′), Klok, Kambuaya, Witan (Saddil 64′), Egy (Ronaldo Kwateh 90′), Jauhari (Muhammad Ridwan 90′) (Rio Fahmi 109′).
Thailand: Kawin Thamsatchanan, Nakin Wisetchat (Matee 111′), Jonathan Khemdee, Airfan Doloh, Ekanit Panya, Worrachit Kanitsribampen, Korawich Tasa, Chonnapat Buaphan, Benjamin James Davies, Weerathep Pomphun, Chayapipat Supunpasuch (Anusak 111′). (yob/foto: ist)








