- Nasional

Jokowi Buka Musrenbangnas 2022

up2date.id, JAKARTA- Presiden Joko Widodo membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2022, di Istana Negara, Kamis (28/4).

Kegiatan yang digelar secara daring dan luring, dilakukan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2023 yang mengusung tema “Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

“Sebagaimana tema RKP 2023, kita harus bekerja keras untuk meningkatkan produktivitas menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar presiden saat membuka pertemuan.

Kepada para peserta musrenbangnas, Kepala Negara menggambarkan, dunia saat ini masih dihadapkan pada situasi ekonomi dan politik yang tidak mudah dan penuh dengan ketidakpastian.

Ketika pandemi belum sepenuhnya berakhir, muncul gejolak lain yang menyebabkan inflasi global meningkat tajam dan pertumbuhan ekonomi global mengalami perlambatan. Oleh karena itu, presiden mendorong semua pihak untuk terus waspada dan mengambil langkah antisipatif.

“Semua, kita harus memiliki sense of crisis. Jangan seperti biasanya, jangan business as usual. Hati-hati, sense of crisis harus ada di kita semuanya, sehingga kita harus ada perencanaan yang baik, harus ada skenario yang pas dalam menghadapi situasi yang tidak pasti ini,” kata Jokowi mengingatkan.

Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, presiden bersyukur perekonomian Indonesia menunjukkan tren yang positif. Kinerja positif dari sisi perdagangan berlanjut dengan surplus neraca perdagangan yang menunjukkan angka yang terus membaik.

“Surplus neraca perdagangan juga positif, Februari di angka 3,82 miliar (Dolar AS) dan kemarin di Maret di angka 4,5 miliar (Dolar AS) surplusnya, ini sangat baik,” imbuhnya.

Selain itu presiden menjelaskan, pertumbuhan kredit pada Februari lalu meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Januari. Sedang angka Purchasing Manager Index (PMI) untuk manufaktur, indeks penjualan riil dan indeks keyakinan konsumen pada Maret telah berada di atas normal.

“Indeks penjualan riil ini juga sudah di atas normal. Maret kemarin di angka 14,5 persen dan indeks keyakinan konsumen juga sudah berada di atas normal,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi presiden, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. (yob/foto: setpres)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *