up2date.id, JAKARTA- Presiden Joko Widodo meminta Kejaksaan Agung mengusut permainan para mafia minyak goreng sampai tuntas.
Sebab pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi persoalan minyak goreng ini, antara lain melalui beragam kebijakan seperti penetapan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah dan subsidi ke produsen.
“Namun di pasar-pasar, saya melihat minyak curah banyak yang dijual belum sesuai dengan HET yang kita tetapkan,” kata presiden dalam Instagramnya, Rabu (20/4).
Menurut Kepala Negara, penyebab tingginya harga minyak goreng di Indonesia karena produsen cenderung memilih ekspor ketimbang menjualnya di dalam negeri.
Kecenderungan produsen minyak goreng memilih ekspor karena tingginya harga minyak goreng di pasar internasional.
“Mengapa harga minyak goreng ini tinggi? Ya, karena harga di luar, di pasaran internasional, sekarang sedang tinggi-tingginya. Produsen cenderung ingin mengekspor,” tandasnya. (yob/foto: setpres)








