- Nasional

Masyarakat Diimbau tak ke Luar Negeri

up2date.id, JAKARTA- Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian ke luar negeri pada saat libur panjang Hari Raya Idulfitri. Pasalnya, selain kondisi pandemi Covid-19 di luar negeri berbeda dengan di Indonesia, juga pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dikhawatirkan tertular.

“Kita ketahui, di negara lain situasinya tidak sama dengan di Indonesia. Sehingga ada potensi penularan dari luar negeri,” ujar Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangan pers setelah rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Senin (18/4).

Menurut Menko Airlangga, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga masyarakat harus terus waspada. Terlebih lagi saat ini, ada sejumlah negara mengalami kenaikan kasus, misalnya di Tiongkok.

“Kita harus tetap waspada. Di beberapa negara, termasuk di Shanghai, China, terjadi kenaikan. Tentu kita tidak ingin  kenaikan tersebut membawa virus yang nanti dibawa PPLN kita ke dalam negeri,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, sejumlah negara tetangga lain juga mengalami lonjakan kasus. Misalnya Korea Selatan yang kasus hariannya mencapai ratusan ribu. Untuk itu, Menkes mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, terutama memakai masker.

“Kita bisa melakukan pergerakan dengan lebih normal, tapi tetap harus hati-hati dan waspada. Paling penting, pakai masker, masker itu sudah menjadi gaya hidup,” ujar Menkes.

“Kita jaga terus disiplin memakai masker. Tidak usah terlalu terburu-terburu mengikuti negara lain yang terlampau agresif, tapi kemudian malah naik lagi (kasusnya). Karena sayang, momentum perbaikannya sudah kita capai dan ini juga akan sangat mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depannya,” lanjutnya. (yob/foto: setpres)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *