up2date.id, JAKARTA- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, memerintahkan jajarannya untuk mengibarkan bendera 1/2 tiang selama 3 hari berturut-turut mulai Senin (28/3).
“Selain pengibaran bendera setengah tiang, juga melaksanakan salat ghoib dan doa bersama sebagai penghormatan dan duka atas gugurnya 2 prajurit TNI AL di Nduga, Papua, akibat penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Sabtu (25/3) sore,” demikian dikutip dari keterangan yang diterima, Ahad (27/3).
Baca Juga: Prajurit TNI Korban KKB di Nduga Bertambah
Kedua anggota TNI yang gugur merupakan personel Satuan Tugas Marinir Muara dan Perairan dari Batalyon Infantri 3 Marinir yang berada di Pos Quary Bawah Nduga.
“Mereka adalah anggota yang selama ini melaksanakan tugas operasi di Nduga Papua dan dikenal dekat dengan masyarakat,” katanya, sebagaimana dilansir dari okezone.com.
Selain melaksanakan tugas pengamanan, Satuan Tugas ini sering melakukan kegiatan kemanusiaan di wilayah Nduga Papua, seperti bakti Sosial, mengajar di sekolahan, memberikan pelayanan kesehatan dan membuat mobil pintar.
Baca Juga: KKB Serang Pos Satgas, Danpos Gugur, 10 Prajurit Terluka
Sementara, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto dan seluruh prajurit Korps Marinir berseta keluarga besar, menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya.
Dankorps Marinir mengingatkan prajuritnya yang sedang bertugas, untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tetap melanjutkan tugas dengan baik.
Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan rasa simpati dan rasa turut berduka cita atas peristiwa ini. (yob/foto: dok)








