up2date.id– JAKARTA- Sebanyak 54 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD) naik pangkat. Selain Danrem 101/Antasari naik satu tingkat menjadi Brigjen TNI Rudi Puruwito, empat di antaranya menyandang pangkat bintang tiga atau Letnan Jenderal (Letjen) TNI.
Keempatnya, tiga berdinas di dalam struktur TNI AD, yakni Letjen TNI Agus Subiyanto (Wakasad), Letjen TNI Maruli Simanjuntak (Pangkostrad), Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono (Dankodiklatad).
Sementara seorang lainnya, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa (Pangkogabwilhan III), berdinas di luar struktur TNI AD. Dari keempat Letjen tersebut, Maruli Simanjuntak tercatat sebagai perwira termuda yang menyandang bintang tiga.
Mereka mengikuti upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Markas Besar ADarat (Mabesad), Jakarta, Rabu (23/2).
Selain mereka, ada 10 Pati yang naik pangkat menjadi bintang dua. Delapan orang di antaranya berdinas di dalam struktur TNI AD, yaitu Mayjen TNI I Gde Agit Thomas, Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto, Mayjen TNI Yanuar Adil, Mayjen TNI Eko Erwanto, Mayjen TNI Denny Herman, Mayjen TNI Dwi Darmadi, Mayjen TNI Widi Prasetijono, Mayjen TNI Nyoto Widyoastoro. Sedang dua lainnya berdinas di luar struktur TNI AD, yaitu Mayjen TNI Aris Susanto dan Mayjen TNI Cahyono Cahya Angkasa.
Kemudian ada 40 Pati yang naik pangkat dari Kolonel menjadi bintang satu. Sebanyak 18 orang di antaranya berdinas di dalam struktur TNI AD, yaitu Brigjen TNI Mudya Widiyanto, Brigjen TNI Kus Hariyono, Brigjen TNI Suparlan Purwo Utomo, Brigjen TNI Ruslan Effendi, Brigjen TNI Irnando Arnold B. Sinaga, Brigjen TNI Agung Pambudi, Brigjen TNI Asep Abdurachman, Brigjen TNI Wawan Erawan, Brigjen TNI Rudi Puruwito, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, Brigjen TNI Djon Afriandi, Brigjen TNI Rudy Saladin, Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Brigjen TNI Bimo Soekrisno, Brigjen TNI Fitry Taufiq Sahary, Brigjen TNI Stefanus Dony, Brigjen TNI Edli Warman, dan Brigjen TNI Ateng Karsoma.
Ke-22 Pati bintang satu yang berdinas di luar struktur TNI AD, antara lain Brigjen TNI Damar Teguh Santoso, Brigjen TNI Joko Slamet, Brigjen TNI Iwan Sumantri, Brigjen TNI R. Andi Roediprijatna Wiradikoesoema, Brigjen TNI Taufiq Shobri, Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Brigjen TNI Putra Widiastawa, Brigjen TNI I Gusti A. Winatha, Brigjen TNI Budi Santoso, Brigjen TNI Lucky Avianto.
Selanjutnya, Brigjen TNI Dedi Nurhadiman, Brigjen TNI Djoko Wibowo, Brigjen TNI Leo Yunaidy Wibisono, Brigjen TNI Suparjo, Brigjen TNI Eka Wijaya Permana, Brigjen TNI Benyamin, Brigjen TNI Kirto, Brigjen TNI Apel Ginting, Brigjen TNI Murod, Brigjen TNI Yusuf Ali, Brigjen TNI Yuli Marjoko, Psikolog dan Brigjen TNI Dewi Hartati, satu-satunya Pati Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman, yang memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat di Markas Besar Aangkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (23/2), mengingatkan agar para Pati bisa mencermati perubahan paradigma yang telah mengantarkan TNI AD menjadi lebih dinamis dan humanis.
Jenderal Ddudung juga mengingatkan sisi lain globalisasi yang harus diwaspadai, yakni nilai-nilai pragmatisme yang berupaya menyusup dan mengikis karakter dan jiwa kesatria bangsa yang selama ini dijaga TNI AD.
“Karena itu, program pembinaan satuan dan pendidikan, perlu dioptimalkan dalam membangun personel dan satuan yang adaptif terhadap dinamika perkembangan teknologi dan budaya global,” jelasnya.
Para Pati, sambung Jenderal Dudung, harus dapat menjadi teladan dan inspirasi yang baik bagi bawahannya. Dengan demikian, organisasi TNI AD akan memiliki prajurit yang tidak hanya sanggup mengorbankan jiwa dan raganya, namun juga memiliki keluhuran budi sebagai kesatria bangsa. (yob/foto: dispenad)








