up2date.id, BANJARMASIN- Vaksinasi Merdeka untuk lanjutan ke-3 (booster) dan anak-anak usia 6 hingga 11 tahun yang digelar Polda Kalsel serentak di Bumi Lambung Mangkurat, Jumat (18/2). Program kesehatan rakyat ini, dipantau secara virtual oleh Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Di Kota Banjarmasin, kegiatan dengan tujuan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19, terutama bagi kelompok lansia dan anak-anak yang mudah terpapar, digelar di Mapolsek Banjarmasin Barat.
Kegiatan ini ditinjau Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, Gubernur H Sahbirin Noor, Danrem 101/Antasari, Kolonel Inf Rudy Puruwito, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A Martosumito, dan jajaran forkopimda.
“Vaksinasi ini memiliki manfaat untuk meningkatkan herd immunity dalam tubuh kita dari serangan wabah virus Covid-19. Apalagi saat ini varian Omicron telah masuk ke Indonesia yang penyebarannya mengalami peningkatan,” jelas Irjen Pol Rikwanto di sela peninjauan.
Karena itu, sambung kapolda, mari sama-sama cegah penyebaran wabah virus Covid-19, sebagaimana disampaikan presiden ada dua hal yang dikedepankan untuk melawan Covid-19, yakni vaksinasi dan protokol kesehatan ketat.
Menurut Pati Polri bintang dua itu, vaksinasi dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dari seluruh pihak. Begitupun dengan pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarmasin, akan ditingkatkan lagi sesuai dengan arahan yang diberikan kapolri.
“Sedang target di seluruh Kalsel hari ini, sebanyak 21.500 orang, baik vaksinasi dosis I, II maupun booster. Bahkan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalsel, juga turut membantu percepatan vaksinasi kepada anak dan lansia dengan sasaran sebanyak 17.000 orang,” jelasnya.
Tak ditampik kapolda, kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam percepatan vaksinasi, sangat diperlukan agar target di Kalsel segera mencapai angka 90 persen.
“Capaian vaksinasi saat ini telah berada di 85 persen untuk masyarakat umum, lansia 67 persen dan anak-anak usia 6-11 tahun mencapai 7 persen,” imbuh Irjen Rikwanto.
Meski demikian, lanjut kapolda mengimbau, masyarakat jangan lengah terhadap virus Corona. Tetap terapkan dan patuhi protokol kesehatan meski telah divaksin. (yob/foto: bidhumas)








