- Daerah

Hujan Hingga Pagi, HST Tergenang Lagi

up2date, BARABAI- Hampir seluruh wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), kembali tergenang akibat Sungai Barabai naik setelah hujan tinggi dari malam hingga Senin (7/2) pagi.

Menurut Babinsa Koramil 1002-07/Batu Benawa, Serda Tajudin, untuk  Desa Haluan Besar,  Desa Bhakti dan Desa Paya Besar, hingga pukul 08:15 Wita ketinggian  air antara 40-50 centimeter.

“Air bahkan mulai naik mengenangi halaman rumah warga, khususnya yang tinggal dekat atau bantaran Sungai Barabai,” jelasnya.

Sementara di Kecamatan Haruyan yang terdapat lima  desa, juga mengalami hal serupa. Desa Haruyan dengan  ketinggian air antara  30 hingga 60 cm. Desa Haruyan Seberang ketinggian air kurang lebih  30 cm di RT 01, 02, 03 dan 04.

“Sedang ketinggian air di RT 05, mencapai 130 centimeter hingga merendam 10 unit rumah warga,” tutur Plh Danramil 1002-03/Haruyan, Peltu Henri Murpianto.

di Desa Mangunang, sambung Murpinto, ketinggian berkisar antara 30 sampai dengan 40 centimeter, sama dengan di Desa Mangunang Seberang dan di Desa Lok Buntar ketinggian air berkisar antara 30 sampai 60 centimeter.

Untuk wilayah Koramil 1002-06/Barabai, air Sungai Barabai terpantau mendekati bibir sungai. Kondisi air akan terus naik, karena wilayah Barabai merupakan dataran rendah.

“Kebiasaannya selama ini, air akan menggenangi wilayah bantaran sungai dan sebagian Jota Barabai,” ujar Danramil Kapten Inf Rudi Hartono.

Guna mengantisipasi bencana banjir, Dandim 1002/HST, Letkol Kav Gagang Prawardhana,  memerintahkan para babinsa memantau dan melaporkan perkembangan situasi.

“Kami imbau warga yang tinggal di bantaran Sungai Barabai, agar mengamankan barang-barang bergharga ke tempat yang aman. Waspada, tetapi jangan panik dengan  kemungkinan banjir,” tegas dandim. (ril/foto: pendim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *