up2date.id, BARABAI- Pasca banjir yang menerjang tujuh kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), baru-baru ini, menyisakan tumpukan raba atau sampah, baik potongan kayu maupun rumpun bambu di Sungai Barabai. Kondisi terganggunya arus air, berkontribusi menghambat aliran. Sehingga debit air lambat turun dan sering meluap.
Tak ingin terulang terjadinya banjir besar, tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Dinas PU HST, relawan dan warga Desa Bukat, melakukan pembersihan, Jumat (3/12).
“Sedikitnya 265 orang, baik dari TNI-Polri, BPBD, Dinas PU, warga dan relawan, ikut serta dalam gotong royong pembersihan,” jelas Lurah Bukat, Riyadi.
Baca Juga: Antisipasi Banjir Lebih Besar, Sampah Sungai Disasar
Menurut Riyadi, tumpukan sampah ini ikut larut dari arah hulu sungai yang terbawa arus saat banjir, Ahad 28/11) lalu, ke beberapa titik di Sungai Barabai. Salah satunya di Desa Bukat.
“Di desa ini tumpukan sampah kayu mencapai panjang sekitar 175 meter. Sehingga menghambat aliran sungai dan megakibatkan air meluap ke pemukiman yang ada di di bantaran,” katanya.
Camat Barabai, Ramadhlan mengucapkan terima kepada TNI-Polri, BPBD, Dinas PU, relawan dan warga masyarakat atas partisipasinya dalam gotong royong pembersihan sungai ini. (yob/foto: pendim)








