up2date.id, BANJARMASIN- Untuk menjadi seorang pemimpin di era 4.0, selain harus memiliki attitude yang baik, juga kemampuan memanfaatkan peluang (visioner), pemecah masalah (problem solver) dan pengambil keputusan (decision maker).
Sebagai pemimpin yang mengepalai sebuah organisasi, lembaga atau bisnis, sudah sewajarnya harus memiliki sebuah pandangan visioner. Dengan demikian diharapkan mampu membuat keputusan yang tepat demi menjadikan organisasi menjadi lebih baik di masa mendatang.
“Selain itu dengan menjadi pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan, maka tidak akan ada beban yang didapat,” jelas Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, saat menjadi narasumber pada Seminar Kepemimpinan Mahasiswa TKT Dasar Fire 2021, Selasa (9/11).
Seminar ini digelar Polda Kalsel bersama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel, mengusung tema:“Kepemimpinan di Era Milenial untuk Menciptakan Roda Organisasi yang Visoner, Decision Maker, Problem Solver”.
Turut hadir Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Dr H Mujiburrahman, para pejabat utama Polda Kalsel dan mahasiswa-mahasiswi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin.
Kapolda membeberkan beberapa hal meliputi tentang Tantangan Industry 4.0 & Society 5.0 Era Disrupsi Teknologi, Perilaku Di Era Industri 4.0 Society 5.0, dan Media Sosial Sarana Sebar Informasi.
Menurut kapolda, pertemuan sekaligus silaturahmi, selain sebagai sharing pengetahuan juga dapat memberikan pengalaman kepada para generasi muda tentang kepemimpinan.
Sementara Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof. Dr H Mujiburrahman, memberikan apresiasi ke Kapolda Kalsel dan jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan.
“Bahkan materi yang disampaikan Bapak Kapolda Kalsel pada kesempatan ini, sangat berkesan dan bermanfaat bagi para mahasiswa-mahasiswi generasi muda penerus bangsa untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang,” kata Prof H Mujiburrahman.
Selain itu materi yang diberikan, lanjut Mujiburrahman, juga menjadi bekal bagi mereka untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di era digital saat ini. (ril/foto:bidhumas)








