- Berita, Ekonomi & Bisnis

Mandalika MotoGP 2022 Diyakini Pulihkan Pariwisata Indonesia

up2date, JAKARTA- Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, menyambut gembira pengumuman resmi Dorna Sport yang memasukkan seri Indonesia ke dalam calender MotoGP 2022.

Berdasarkan kalender yang dirilis Kamis (7/19), MotoGP seri Indonesia akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, NTB. Kalender juga memasukkan sirkuit baru ini untuk menggelar test pra-musim pada 11-13 Februari 2022.

“Kami menyambut gembira pengumuman Dorna Sport yang telah menetapkan pelaksanaan MotoGP di Indonesia pada 18-20 Maret 2022. Ini merupakan bukti kepercayaan Dorna Sport atas kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit dalam menggelar event MotoGP 2022,” kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer, dalam keterangannya, Sabtu (9/10).

Selain itu, sambung Abdulbar, penetapan jadwal ini juga merupakan apresiasi atas kerja keras semua pihak dalam mempersiapkan event balap motor kelas dunia di Indonesia.

Terkait kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit, seluruh konstruksi lintasan sirkuit telah selesai 100 persen dan sudah bisa digunakan. Saat ini ITDC tengah fokus menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung sirkuit, antara lain pit building, paddock, medical facility, dan race control building.

Pembangunan fasilitas pendukung tersebut, ditargetkan rampung pada akhir Oktober guna mengejar penyelenggaraan ajang balapan Idemitsu Asia Talent Cup pada 12-14 November dan WSBK 2021 pada 19-21 November 2021.

Pemulihan pariwisata

Penyelenggaraan event balap motor yang berlangsung di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika, diyakini akan mampu mendorong pemulihan pariwisata di Indonesia dan NTB pada khususnya.

“Kami tidak hanya membangun sirkuit atau menyelenggarakan ajang balap saja, tapi bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata di Lombok, NTB dan Indonesia,” jelas Abdulbar.

Meski balapan belum dimulai, lanjut Abdulbar, namun multiplier effect sudah terlihat dari mulai menggeliatnya industri pariwisata di NTB. Saat ini, tingkat okupansi hotel di NTB mulai meningkat, harga kamar meningkat dan pihak hotel mulai menambah tenaga kerjanya.

“Selain itu, event MotoGP juga akan membangkitkan industri ekonomi kreatif Indonesia, khususnya Provinsi NTB, melalui penyerapan produk-produk UMKM lokal sebagai Official Merchandise. Ini semua hal yang patut kita syukuri bersama,” imbuh Abdulbar. (yo/foto: gog)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *