- Olahraga

Argentina Kubur Ambisi Prancis Jadi Juara Piala Dunia

Up2date.id, LUSAIL- Argentina mengubur ambisi Prancis menjadi juara Piala Dunia ke-3 kalinya usai menang 4-2  melalui adu penalti serelah bermain imbang 3-3 di 120 menit. Berkat kemenangan ini pula Argentina jadi Juara Dunia ke-3 setelah menunggu kisaran 36 tahun.

Pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Lusail, Qatar pada Minggu (18/122) malam WIB. Lionel Messi mencetak dua gol, satu di antaranya  lewat titik putih dan Angel Di Maria (36′). Sementara tiga gol Prancis dicetak Kylian Mbappe (80′, 82′, dan 117′).

Argentina yang menekan sejak awal mendapat peluang di menit ke-5. Alexis Mac Allister melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola mengarah tepat ke pelukan kiper Prancis, Hugo Lloris.

Laga sempat disetop pada menit ke-10 usai Hugo Lloris tumbang di lapangan akibat berbenturan dengan pemain Argentina, Cristian Romero dalam perebutan bola. Kapten Les Bleus itu sempat mendapat perawatan, namun bisa melanjutkan permainan.

Sebuah serangan yang dibangun Lionel Messi dari sisi kanan pada menit ke-17 berujung kemelut di kotak penalti Prancis. Bola liar langsung disambar Angel Di Maria yang berada di dekat bola, namun tembakannya melambung jauh dari sasaran.

Pelanggaran yang dilakukan Romero terhadap Theo Hernandez pada menit ke-19 di samping kanan kotak penalti Argentina berujung tendangan bebas untuk Prancis. Bola dieksekusi Antoine Griezmann dan disundul Olivier Giroud, tetapi arahnya melambung.

Menit ke-21, Di Maria dijatuhkan Ousmane Dembele di kotak terlarang saat melakukan cut-inside. Messi maju sebagai eksekutor, dan sukses mengecoh Lloris. Argentina memimpin 1-0.

Unggul satu gol, Argentina kembali mendapat kesempatan di menit ke-32. Mac Allister kembali melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi kali ini arahnya tidak tepat sasaran.

Argentina menambah keunggulan di menit ke-36. Lewat serangan balik, Julian Alvarez mengirim umpan kepada Mac Allister yang bebas di depan. Gelandang Brighton itu mengirim umpan kepada Di Maria yang berada di kotak penalti.

Tinggal berhadapan dengan Lloris, Di Maria melepaskan tembakan ke sudut kanan gawang Prancis, mengubah skor menjadi 2-0 yang bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Argentina tidak mengurangi dominasi mereka. Lionel Messi cs terus menggempur lini pertahanan Prancis demi menambah pundi-pundi gol.

Peluang emas La Albiceleste -julukan Argentina- tercipta pada menit ke-48. Rodrigo De Paul melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, sayang peluang tersebut masih dapat diamankan Hugo Lloris.

Argentina kembali mendapatkan peluang pada menit ke-58. Julian Alvarez melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti, namun Hugo Lloris masih sigap mengamankan tembakan tersebut.

Prancis terus berupaya melakukan serangan demi memperkecil ketertinggalan akan tetapi peluang-peluang yang tercipta masih belum mampu memecah kebuntuan mereka.

Namun, justru Argentina lah yang terus mendapatkan peluang-peluang berbahaya. Pada menit ke-71, Enzo Fernandez melepaskan tembakkan dari luar kotak penalti, akan tetapi tendangannya masih terlalu pelan dan mudah diamankan Hugo Lloris.

Harapan datang untuk Prancis di menit ke-80. Randal Kolo Muani dilanggar Nicolas Otamendi di dalam kotak terlarang Argentina, Kylian Mbappe yang menjadi eksekutor pun sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Skor sementara berubah 2-1.

Prancis kembali mencetak gol dan menyamakan kedudukan dua menit berselang. Kylian Mbappe melepaskan tembakkan dari dalam kotak penalti yang tak mampu ditahan Emiliano Martinez. Skor pun imbang 2-2.

Pada menit ke-96, Argentina mendapat peluang untuk kembali unggul lewat Lionel Messi. Namun, tembakkan kerasnya dari luar kotak penalti mampu ditepis Hugo Lloris.

Hingga babak kedua berakhir, skor imbang 2-2 tidak berubah. Dengan begitu, pertandingan pun dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Argentina bergerak cepat di awal perpanjangan waktu dengan menyerang lini pertahanan Prancis. Hal tersebut dilakukan demi bisa kembali unggul dan membuka kans menjadi juara.

Pada menit ke-96, Rodrigo De Paul mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti. Akan tetapi, tidak ada pemain Argentina lainnya yang menyambut sehingga bola keluar dari lapangan.

Giliran Prancis mendapat peluang pada menit ke-100. Berawal dari sepak pojok, Kingsley Coman mengirimkan umpan ke dalam kotak penalti, namun para pemain belakang Argentina masih mampu mengamankan kesempatan tersebut.

Di menit ke-104 Gonzalo Montiel melepaskan tendangan keras ke arah gawang Hugo Lloris. Sayangnya tembakan tersebut dapat dihalau Raphael Varane.

Lautaro Martinez mendapat peluang emas di menit ke-106. Namun, bola tembakannya masih melebar di sisi kanan gawang Prancis.

Berlanjut di 15 menit kedua, Argentina kembali unggul pada menit ke-109. Lionel Messi memanfaatkan kemelut di depan gawang Prancis setelah Hugo Lloris menepis tendangan keras Lautaro Martinez. Skor sementara 3-2 untuk keunggulan La Albiceleste.

Pada menit ke-117, Kylian Mbappe lagi-lagi mencetak gol penyama kedudukan untuk Prancis. Ia mencetak hattrick lewat titik putih usai tendangannya mengenai tangan pemain bertahan Argentina di dalam kotak terlarang. Skor pun kembali imbang 3-3.

Hingga babak perpanjangan waktu berakhir, tak ada lagi gol tercipta untuk kedua tim. Laga pun dilanjutkan ke drama adu penalti.

Babak Adu Penalti, Argentina (4) : Lionel Messi (O), Paulo Dybala (O), Leandro Paredes (O), Gonzalo Montiel (O).

Prancis (2) : Kylian Mbappe (O), Kingsley Coman (X), Aurelien Tchouameni (X), Randal Kolo Muani (O).

Susunan pemain, Argentina: Emiliano Martinez, Nahuel Molina, Nicolas Otamendi, Cristian Romero, Nicolas Tagliafico, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Angel Di Maria, Julian Alvarez, Lionel Messi

Prancis: Hugo Lloris, Jules Kounde, Raphael Varane, Dayot Upamecano, Theo Hernandez, Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele, Kylian Mbappe, Olivier Giroud (yob/foto: reuters)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *