up2date.id, BANDUNG- Relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) se-Bandung Raya menggelar silahturahmi, sekaligus deklarasi komitmen. Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 1.600 relawan ini, berlangsung di Dome Bale Rame Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (19/3).
Para relawan se-Bandung Raya ini, juga melakukan ikrar yang berisikan; 1. Setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. 2. Senantiasa mendukung dan mengawal Kebijakan Pak Jokowi dalam memajukan NKRI.
3. Mengajak lapisan masyarakat untuk mensukseskan program Pemerintah. 4. Tetap Satu Komando ‘Sauyunan 2024 Milu Pak Jokowi’.
Tak hanya deklarasi dan silahturahmi, relawan se-Bandung Raya juga menggelar kegiatan vaksinasi massal sebagai dukungan terhadap pemerintah dalam rangka penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19.
Menurut penanggung jawab acara, Deden Ridwan, silahturahmi ini sekaligus memantapkan kelompok relawan masih akan terus konsisten mendukung dan mengawal Jokowi hingga 2024 nanti.
“Dalam acara ini yang merupakan momentum langka dan bersejarah, kami memiliki visi yang sama, yakni ‘Sauyunan 2024 Milu Jokowi’,” kata Deden.
Komitmen pernyataan sikap para relawan untuk terus tegak lurus ke Jokowi, sambung Deden, berdasarkan dari kenyataan dan keberhasilan Presiden Jokowi dalam memimpin serta membangun Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan maju.
“Visi di atas tentunya bukan atas dasar gurauan atau celotehan. Tapi hasil dari tanggapan relawan khususnya dan umumnya masyarakat sendiri, dilihat dari kegigihan dan keikhlasan seorang pemimpin bangsa, yakni Jokowi,” ucapnya.
Salah satu keberhasilan nyata kepemimpinan Jokowi, lanjut Deden, kebijakan dari penanganan Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, bahkan seluruh dunia dalam dua tahun belakangan.
Penanganan pandemi di Indonesia telah diakui keberhasilannya berbagai pihak, hingga kancah internasional. Bahkan dalam rangka akselerasi percepatan vaksinasi untuk menciptakan kekebalan komunal, Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang tertinggi dalam hal suntikan vaksinasi.
“Hal ini dilihat dari keberhasilan memutus mata rantai persebaran virus Corona, vaksinasi dan perekonomian. Dari sisi ekonomi, pada triwulan kedua 2021, ekonomi Indonesia tumbuh 7,07 persen setelah terkontraksi minus 5,32 persen pada awal pandemi,” jelas Deden
Sementara itu pada level sosial ekonomi mikro, imbuh Deden, daya beli, geliat UMKM dan ketahanan sosial masyarakat tetap terjaga. (yob/foto: ist)








