- Nasional

Omicron Nambah Jadi 254 Kasus

up2date.id, JAKARTA- Belum sepekan, kasus Omicron di Indonesia nambah 92 kasus. Dengan demikian per Selasa (4/1), tercatat total 254 kasus. Mayoritas kasus masih didominasi dibawa dari luar negeri dengan tak bergejala atau asimptomatik.

“Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen),” jelas juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, Selasa (4/1).

Menurut dr Siiti Nadia, Omicron memiliki tingkat penularan yang lebih cepat dari pada Delta. Di level nasional, tingkat penyebarannya tergolong cepat sejak pertama kali dilaporkan pada 16 Desember 2021.

Baca Juga: Korban Omicron Sudah 136 Orang

Lalu apa saja gejala varian Omicron? Ciri-ciri gejala varian Omicron diketahui sedikit berbeda dari varian sebelumnya. Meski demikian, beberapa ahli menyebut gejala varian Omicron lebih ringan.

Kepala Asosiasi Medis Afsel, dokter Angelique Coetzee, menyebutkan, gejala Omicron sangat berbeda dari varian Delta. Sangat mirip dengan gejala pilek atau flu. Ciri-cirinya: sakit kepala, nyeri tubuh dan tenggorokan gatal.

Sementara, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan, gejala umum varian Omicron yang terdeteksi sejauh ini: batuk kering dan tenggorokan gatal (89 persen), letih (65 persen), hidung tersumbat (59 persen), demam (38 persen), mual (22 persen), napas pendek atau kesulitan bernapas (16 persen), diare (11 persen). (yob/ilust: ist)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *