- Nasional

Jokowi Resmikan Randugunting Blora

up2date.id, JAKARTA- Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Rabu (5.1). Di damping Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung, Kepala Negara bersama rombongan lepas landas melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, presiden melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sragen, menyerahkan bantuan bagi para pedagang kaki lima (PKL) dan warung yang ada di Pasar Gemolong.

Setelahnya, Kepala Negara akan menyerahkan bantuan serupa di Pasar Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Selain itu, presiden juga diagendakan meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi anak yang digelar di SD Negeri 3 Nglinduk, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan.

Baca Juga: Desain Istana Presiden di Kaltim Disetujui Jokowi

Usai peninjauan, Jokowi bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Blora dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Di Kabupaten Blora, presiden diagendakan untuk meresmikan Bendungan Randugunting.

Setelahnya, presiden akan kembali melanjutkan perjalanan menuju Kota Semarang dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Presiden akan meresmikan Pasar Johar Semarang dan menyerahkan bantuan tunai bagi para PKL dan warung yang ada di halaman depan Alun-Alun Kauman, Kota Semarang.

Presiden bersama rombongan diagendakan kembali ke Jakarta pada petang harinya melalui Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani, Kota Semarang, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, Selasa (4/1),  Bendungan Randugunting selesai lebih cepat 10 bulan dari kontrak yang jatuh pada 2022.  Dibangun dengan pembiayaan APBN 2018-2022 bernilai kontrak Rp 880 miliar, menjadi bendungan ke-14 diresmikan Presiden Joko Widodo dari 15 bendungan yang selesai di 2021. Selain itu dari 2015 hingga 2020, sebanyak 14 bendungan juga telah selesai dan dioperasikan.

Bendungan Randugunting sudah sejak 1990-an direncanakan untuk menambah suplai air bagi daerah kering di Kabupaten Blora dan Rembang. Pembangunan bendungan sendiri mulai dikerjakan pada 2018 dan selesai di awal 2022 tanpa kendala teknis untuk konstruksi dan sosial dalam pembebasan lahan.

“Kita tahu bahwa Blora dan Rembang ini termasuk rawan atau langka air. Nantinya bendungan ini bisa  memberikan suplai air baku 200 liter/detik dan irigasi 670 hektare, selain juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono..

Selain penyediaan air baku dan irigasi, bendungan dengan luas genangan sebesar 187,19 hektare ini juga akan berfungsi untuk mereduksi banjir sebesar 75 persen atau sebesar 81 meter kubik per detik dengan pengurangan luas areal terdampak banjir dari 4.604 hektare menjadi 2.285 hektare. Bendungan Randuguting juga memiliki potensi sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan sistem solar panel.

“Bendungan ini memiliki potensi untuk solar energi. Jadi kita akan coba memasang floating solar panel di bendungan.  Saat ini kita punya 231 bendungan, jika ditambah 61 bendungan yang akan selesai 2024, kita akan punya 292 bendungan. Jika semua kita pasang floating solar panel, energi terbarukan akan bisa berkembang (dari bendungan),” pungkasnya. (yob/foto: setpres)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *