up2date.id, BARABAI- Sedikitnya 2.208 warga Barabai mengungsi akibat banjir yang menerjang Kabupaten Hulu Singai Tengah (HST) dalam beberapa hari ini. Penyebabnya, intensitas curah hujan yang cukup tinggi hingga sungai-sungainya meluap.
Sementara status darurat, sudah ditetapkan Bupati H Aulia Oktafiandi sejak Ahad (29/11) malam. Sedang tim gabungan, baik TNI, Polri, BPBD dan relawan, terus melakukan penanganan. Termasuk pendistribusian logistik ke titik-titik pengungsian.
“Data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Hulu Sungai Tengah, sebanyak 2208 jiwa mengungsi akibat bencana banjir ini,” jelas Dandim 1002/HST, Letkol Inf Muh Ishak HB, Senin (29/11).
Baca Juga: 7 Kecamatan di HST Terendam, 32 Desa Terdampak
Guna mendukung pelaksanaan tanggap darurat, lanjut dandim, personel Kodim 1002/HST dan Yonif 621/Manuntung, mendirikan dapur umum membantu menyiapkan logistik untuk didistribusikan ke pengungsi.
Seperti diketahui, bencana banjir HST ini menerjang 7 Kecamatan, hingga menyebabkan 32 desa terdampak. Ke-7 kecamatan itu, Batang Alai Selatan (BAS) meliputi dua desa, Cukan Lipai dan Tanah Habang. Pandawan, 4 desa, Jaranih, Masiraan, Kayu Rabah dan Desa Matang.
Kemudian, Kecamatan Haruyan meliputi 7 desa: Haruyan, Haruyan Seberang, Lok Buntar, Mangunang, Mangunang Seberang, Pengambau Hulu dan Pengambau Hilir. Kecamatan Barabai meliputi Desa Mandingin, Kelurahan Barabai Timur, Kelurahan Barabai Utara, Kelurahan Barabai Selatan, Kelurahan Barabai Darat, Desa Benawa Tengah dan Desa Pajukungan.
Disusul Kecamatan Hantakan meliputi Desa Datar Ajab, Pasting, Bulayak. Tilahan, Murung dan Hantakan. Kecamatan Batu Benawa: Desa Aluan Besar, Aluan Mati, Paya Besar dan Pantai Batung. Kecamatan Batang Alai Timur meliputi di Desa Nateh. (yob/foto: pendim)








