- Berita, Ekonomi & Bisnis, Internasional

Pembangunan IKN Baru Jadi Bahasan Jokowi dan Pangeran MBZ

up2date.id, ABU DHABI- Kerja sama di bidang energi terbarukan, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru, investasi dan perdagangan, jadi topik bahasan dalam pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ).

Dalam pertemuan di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), yang berlangsung cukup lama, yakni sekitar 2,5 jam, Rabu (3/11), kedua pemimpin sepakat untuk menindaklanjuti secara intensif kerja sama berupa pertemuan-pertemuan pada tingkat teknis.

“Beliau mengarahkan untuk terus diintensifkan khusus membahas mengenai pembangunan ibu kota baru,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, sebagaimana dikutip dari pers rilis Biro Pers Setpres, Kamis (4/11).

Baca Juga: Presiden Disambut Putra Mahkota Abu Dhabi

Kedua pemimpin, lanjut Retno, juga membahas berbagai macam isu, yakni mengenai travel corridor arrangement (TCA). Indonesia telah memiliki TCA dengan Uni Emirat Arab (UEA) sejak 29 Juli 2020. Dimana itu merupakan salah satu TCA pertama yang dimiliki Indonesia pada masa pandemi.

Menurut Retno, dengan adanya vaksin dan platform-platform perlindungan, maka TCA ini harus diperkuat.
“Oleh karena itu, kedua belah pihak telah sepakat untuk memperkuat TCA dengan saling pengakuan sertifikat vaksin dan juga integrasi platform perlindungan perjalanan,” katanya.

Baca Juga: Presiden Tiba di Abu Dhabi

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Pangeran MBZ, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga, Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN, Erick Thohir, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung dan Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis.

Sedang Putra Mahkota Abu Dhabi di dampingi  Sheikh Tahnoun bin Zayed Al-Nahyan (National Security Advisor), Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al-Nahyan (Chairman of Abu Dhabi Executive Office), Sheikh Hamdan bin Mohammed Al-Nahyan, Suhail Al Mazrouei (Menteri Energi dan Infrastruktur PEA),  Abdulla Al Dhaheri (Duta Besar PEA untuk RI), Waleed Al Mohaeri (Deputy Groip CEO Mubadala) dan Mohammed Hassan Al Suwaudi (CEO AFQ).  (yob/foto: setpres)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *