Up2date.id, SATUI – Ratusan masyarakat sartui tumpah ruah memadati halaman Satui Commubity Center (SCC) menyaksikan pemutaran film Batu Buaya. Film yang mengangkat kisah lagenda di pesisir pantai Sungai Cuka, (jumat 31/10) malam.
Masyarakat antusias menyaksikan adegan demi adegan yang diangkat dari buku cerita Rakyat Bumi Bersujud ini. Salah satu pengunjung, Yuli Fahrina, mengaku sengaja datang menyaksikan untuk tahu kisah awal mula pantai Batu Buaya yang terletak di ujung barat pesisir pantai Tanah Bumbu.
Sutradara film, Wisjie, dari rumah produksi Nuisenivers mengatalan, film ini memang dipersembahkan untuk masyarakat Satui pada khususnya dan masyarakat Kalsel pada umumnya. Apalagi menurutnya, pantai Batu Buaya merupakan destinasi tersohor yang menjadi kebanggaan masyarakat Satui.
“Selama ini kita tidak pernah tahu cerita di balik namanya, melalui film ini akan lebih mudah disampaikan ke publik,” ujar Wisjie.
Sementara, tim Folklore Explore Tanbu, penulis cerita rakyat Bumi Bersujud yang hadir dalam pemutatan film ini mengapresiasi antusias dan atensi masyarakat Satui.
Mia Ismet, salah satu tim penulis, mengatakan, cerita ini merupakan hasil riset mendalam yang dilakukan timnya sejak awal 2025 lalu.
“Didukung oleh Dispersip, buku cerita rakyat ini telah kami terbitkan. Buku ini sebagai upaya untuk melestarikan sastra lisan di daerah kita,” ujar Mia dalam dialog pasca pemutaran film.
Menurut Mia, alih wahana cerita ke dalam versi film menjadi sesuatu yang sangat baik untuk pelestarian. Film ini nantinya akan ditayangkan dalam setiap event kedaerahan.
“Kita juga akan menjadikan film ini menjadi tayangan di lembaga pendidikan, sehingga cerita ini dapat diketahui oleh pelajar dan generasu muda,” jelas Mia.
Dalam pemutatan film ini, juga dirangkaikan dengan dialog yg melibatkan sutradara, pemain dan penulis. Memeriahkan acara madihin, musikalisasi puisi dan sejumlah doorprize.
Kegiatan pemutaran film yang berhasil menyita perhatian masyatakat ini ini didukung oleh TBM Samara dan universitas Terbuka (UT). (muz/foto: bzak)








