- Daerah

Kolaborasi TNI-Polri HST Amankan Ibadah Tilem Sambut Nyepi

Up2date, id, BARABAI Selapan personel gabungan dari Kodim 1002 dan Polres ST melaksanakan pengamanan ibadah Tilem umat Hindu di Pura Agung Datu Magintir, Desa Labuhan, Kecamatan Batang Alai Selatan, Jumat (28/3/2025) sore.

Persembahyangan ini merupakan rangkaian dalam menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) HST, Susi Kasmina, SAg, MPdH,  persembahyangan Tilem ini bertemakan “Manavaseva Madavasewa Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, yang memiliki arti melalui pelayanan kepada sesama, umat Hindu diajak untuk berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia.

Susi Kasmina menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim dan Kapolres HST atas partisipasi aktif dan kehadiran personel TNI-POLRI di tengah-tengah masyarakat dalam setiap kegiatan pengamanan ibadah Nyepi umat Hindu.

 

Lebih lanjut, Susi Kasmina menerangkan, inti dari perayaan Nyepi adalah pelaksanaan Catur Brata Penyepian, yaitu empat pantangan yang dilaksanakan selama 24 jam, mulai Sabtu (29/3/2025) pukul 06.00 WIita  hingga Minggu (30/3/2025) pukul 06.00 Wita, baik di Pura maupun di rumah masing-masing.

Catur Brata Penyepian meliputi: Amati Karya: Larangan untuk bekerja atau melakukan aktivitas di luar rumah, sebagai wujud perenungan dan introspeksi diri.

Amati Geni: Larangan untuk menyalakan api atau lampu, sebagai simbol mematikan hawa nafsu dan pikiran negatif dalam diri.

Amati Lelungan: Larangan untuk bepergian, dianjurkan untuk fokus pada perenungan selama 24 jam.

Amati Lelanguan: Larangan untuk mengadakan pesta atau bersenang-senang.

“Setelah selesai melaksanakan Puasa Nyepi, umat Hindu juga akan melaksanakan Persembahyangan Bersama Hari Raya Nyepi/Ngembak Geni di Pura Agung Datu Magintir, yang kemudian dilanjutkan dengan tradisi bermaaf-maafan dan bersilaturahmi ke rumah-rumah warga atau keluarga,” pungkas Susi Kasmina.

 

Sementara,  Dandim 1002/HST, Letkol Inf Fery Perbawa, menegaskan, kegiatan pengamanan ini merupakan tugas dan tanggung jawab TNI-POLRI dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga masyarakat yang melaksanakan ibadah.

“Kami TNI-POLRI selalu bersinergi dalam menciptakan situasi yang kondusif, sehingga warga masyarakat dapat menjalankan kegiatan keagamaan dalam suasana aman, nyaman, dan damai,” ujarnya.

Dandim juga berpesan kepada seluruh personel TNI-POLRI yang bertugas dalam pengamanan untuk melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab demi kelancaran ibadah dan perayaan Nyepi saudara-saudara umat Hindu.

“Laporkan segera apabila ada hal-hal yang menonjol, agar kita dapat mengambil langkah yang cepat, tepat, dan tuntas,” tegas Letkol Inf Fery Perbawa. (pendim ril/foto: pendim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *