Up2date.id, BANJARMASIN- Kopersi Multi Pihak, Bahtera Sejahtera (BATARA), mengikuti pelatihan peningkatan managerial koperasi modern yang diadakan Kementrian Koperasi dan UKM RI, 1 – 3 Oktober di salah satu hotel di Banjarmasin.
“Ini menjadi kesempatan yang baik terutama untuk peningkatan kapasitas managerial koperasi. Terlebih bagi koperasi Batara yang terbilang muda, usianya belum genap 2 tahun,” ujar Riza Ahyari, ketua Koperasi Multi Pihak Batara usai mengikuti pelatihan.
Pelatihan, lanjutr Riza, memberikan pengatahuan dan pemahaman konsep tentang tata kelola koperasi modern yang dapat diaplikasikan guna penguatan dan pengembangan koperasi. Sekurangnya ada 3 (tiga) pilar strategi pengembangan koperasi modern yang terperinci disampaikan dalam materi pelatihan.
“Pailar tersebut, yakni pilar kelembagaan, pilar usaha dan pilar keuangan. Ketiga pilar ini memiliki stategi masing masing. Di pelatihan ini dijabarkan secara detail,” tandasnya.
Batara sebagai koperasi modern, sambung mantan Kepala BLK Tanah Bumbu ini, optimis mampu meraih peluang di tengah ekosistim perkoperasian yang kian maju. Sejumlah unit usaha yang dikembangkan dengan pola multi pihak oleh Batara, menjadi jawaban atas tantangan konsep kemoderenan koperasi.
“Batara satu dari delapan koperasi modern yang ada di Kalsel saat ini, meski terbilang muda kami optimis mampu menunjukkan performa yang menjanjikan dan berkembang harapan,” ucap Riza.
Terlebih lanjutnya, dalam pengembangan koperasi modern, kementrian menggunakan approach (pendekatan) berbasis kawasan komuditas dan komoditas. “Potensi-potensi ini telah kami identifikasi dan proyeksikan. Sangat sejalan dengan disversifikasi usaha ke sektor produktif yang kami sasar,” punkasnya.
Pelatihan yang diselenggarakan Deputi Perkeporesian ini juga menalarkan materi business plant dan manajemen resiko. Di mana pengelola dibekali pengetahuan tentang identifikasi, penilian dan strategi mitigasi resiko untuk keberlanjutan usaha koperasi (uza/foto: ist)








