Up2date.id, PALANGKA RAYA- Meski sudah sehari peristiwanya, namun musibah yang dialami Kapolsek Katingan Hulu yang tercebur ke dalam sungai setempat berserta mobilnya, Toyota Fortuner, Minggu (23/6) pukul 16.30 WIB, masih menjadi buah bibir warga di salah satu kabupaten di Provinsi Kalteng itu.
Pasalnya, dalam musibah itu, masih satu orang yang dicari, hingga memaksa Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya harus meurunkan tim pencari ke lokasi kejadian.
Menurut info dari BPBD Kab. Katingan, musibah itu terjadi di DAS Sungai Katingan, Desa Rantau Asem, Kec Katingan Tengah Kab Katingan.
Tim Rescue KPP Palangka Raya langsung merespon laporan tersebut dan bergerak menuju lokasi kejadian. Berdasarkan informasi korban an. Iyo (L).
Sebuah mobil fortuner yang dikemudikan Kapolsek Katingan Hulu yang hendak menyeberang menggunakan kapal penyeberangan kayu tradisional ( ferry kayu ) tiba-tiba tidak bisa dikendalikan akibat rem blong dan langsung masuk ke dalam DAS Sungai Katingan tersebut.
Korban dan rekannya yang melihat kejadian tersebut berusaha menarik mobil ke tepian sungai untuk menyelamatkan Kapolsek Katingan Hulu, namun korban kelelahan dan Tenggelam. Sementara rekannya, kembali berenang ke tepian sungai dan kapolsek katingan Hulu tersebut keluar dari mobil dengan memecahkan kaca mobil dan berenang ke tepian sungai. Sudah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga sekitar namun sampai saat ini korban belum ditemukan dan membutuhkan bantuan SAR.
Dari info tersebut, AA. Alit Supartana selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya memberangkatkan satu SRU (Search and Rescue Unit) dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya menuju lokasi musibah untuk segera melakukan pencarian korban.
Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian, antara lain, Rescuer KPP Palangka Raya, Polsek Katingan Hulu, Koramil Tumbang Samba, BPBD Katingan, Masyarakat Sekitar dan Keluarga Korban. (ril/foto: ist)







