Up2date.id, AL RAYYAN- 45×2 waktu normal hingga penambahan 15×2, penentuan yang lolos ke prempatfinal Piala Dunia 2022 Qatar harus dilakoni Spanyol dan Maroko melalui adu penalti di Education City Stadium, Al Rayyan, Rabu (7/12) dini hari WIB.
Namun akhir drama adu penalti ini, Spanyol yang digadang-gadang sebagai jcalon juara Piala Dunia 2022 Qatar, tersingkir dengan skor 4-1.
La Furioa Roja gagal mencetak gol dari tiga percobaan penalti. Yassine Bounou menjadi pahlawan Maroko dengan menggagalkannya.
Meskipun diunggulkan di atas kertas, Spanyol kesulitan untuk mencetak gol karena pertahanan Maroko yang tangguh. tidak mengherankan mengingat Maroko adalah tim kuat yang baru kebobolan satu gol di Piala Dunia 2022 sebelum laga ini dimainkan.
Spanyol langsung mengambil inisiatif permainan. Tim besutan legenda klub Barcelona, Luis Enrique, berusaha mengurung Hakim Ziyech dan kolega.
Tetapi wakil Benua Afrika yang tesisa di Piala Dunia 2022 ini, tidak tinggal diam. Singa Atlas, julukan Timnas Maroko, juga i agresif dalam urusan menekan Spanyol.
Sampai menit ke-30, Spanyol dan Maroko belum bisa mencetak gol. Kondisi itu menandakan pertahanan kedua tim masih cukup solid.
Memasuki menit akhir laga, Maroko mulai mendominasi. Juara Afrika 1976 ini, beberapa kali mendapatkan peluang berbahaya.
Sampai menit akhir babak pertama belum ada gol yang tercipta. Skor masih 0-0.
Memulia babak kedua, Spanyol dan Maroko menerapkan tempo tinggi seperti babak pertama. Sebab, kedua tim berjuang mencetak gol cepat dalam laga itu.
Laga berjalan cukup seru, kedua tim berusaha memaksimalkan kekuatan masing-masing dalam upaya membangun serangan.
Memasuki menit ke-70 masih belum ada tim yang berhasil membobol gawang. Padahal, satu sama lainnya punya peluang dalam mencetak gol dalam laga itu.
Bahkan sampai menit akhir, tidak ada gol pun yang tercipta antara Spanyol melawan Maroko. Laga pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Tempo pada awal babak tambahan antara Maroko dengan Spanyol agak lambat, tidak seperti babak kedua karena kedua tm mulai kelelahan.
Memasuki menit ke-95, Spanyol dan Maroko mulai kembali panas, hingga berjalan cukup ketat.
Maroko sempat punya peluang emas untuk mencetak gol. Namun, Unai Simon, kiper Spanyol, tampil cukup apik menggagalkan peluang itu.
Spanyol mulai memainkan tempo pada menit ke-110. Sebab, tim itu berusa lebih tenang dalam membangun serangan dengan permainan bola dari kaki ke kaki.
Di menit-menit terakhir, Pablo Sarabia melepaskan tembakan kaki kanan di mulut gawang. Namun sepakannya dimentahkan tiang gawang.
Sampai akhir babak tambahan waktu belum ada gol tercipta. Laga pun berlanjut ke babak adu penalti.
Susunan pemain, Maroko: Yassine Bounou, Achraf Hakimi, Nayef Aguerd, Romain Saiss, Noussair Mazraoui, Azzedine Ounahi, Sofyan Amrabat, Selim Amallah, Hakim Ziyech, Youssef En-Nesyri, Soufiane Boufal.
Spanyol: Unai Simon, Jordi Alba, Aymeric Laporte, Rodri, Marcos Llorente, Pedri, Sergio Busquets, Gavi, Dani Olmo, Ferran Torres, Marco Asensio. (yob/foto: reuters)








