- Olahraga

Ganda Putra Indonesia tak Bersisa di Japan Open 2022

up2date.id, OSAKA- Seperti juga di BWF champions 2022, Indonesia terancam tak memiliki wakil ganda putra di partai puncak Japan Open 2022. Pasalnya,  satu-satunya wakil yang tersisa, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, juga tumbang di babak perempatfinal kala menghadapi pasangan China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dengan skor 18-21, 21-19, 16-21.

Sebelunya, hasil negatif dialami sektor ganda putra Indonesia setelah empat wakilnya secara bersamaan terhenti di babak 16 besar. Unggulan pertama, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal melewati hadangan ganda Korea, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang.

Memulai set pertama pada duel yang tersaji di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jumat (2/9) siang,  Fajar/Rian menerima perlawanan ketat. Upaya untuk menciptakan angka beruntun selalu bisa dipatahkan pasangan China.

Fajar/Rian berupaya memainkan bola-bola cepat di depan net. Namun pasangan China selalu bisa membalikkan bola hingga ke arah yang tak terduga. Perolehan poin ketat pun terjadi hingga posisi 7-7.

Setelah itu, penampilan Fajar/Rian tampak meningkat  dan memberi serangan habis-habisan ke Liang/Wang. Lima poin beruntun berhasil mereka ciptakan hingga berhasil menguasai interval pertama dengan skor 11-7.

Di awal interval kedua, Fajar/Rian mencoba melanjutkan tren tersebut. Namun kini mereka terlihat terpancing permainan lawan yang bermain lebih tenang. Alhasil mereka kecolongan empat  poin beruntun. Keunggulan mereka pun bisa ditipiskan dari 14-9 menjadi 14-13.

Berkali-kali Fajar/Rian mencoba menjaga keunggulan, akhirnya disamakan juga pada poin 18-18. Penampilan mereka pun menurun hingga kalah di set pertama 18-21.

Memasuki set kedua, kedua pasangan kembali saling berbalas angka di awal-awal. Tiga poin awal mereka saling berbagi dan permainan tampak berjalan imbang. Fajar/Rian kembali bisa mendominasi perolehan poin kemudian dengan mencatat lima kali poin beruntun. Mereka pun bisa unggul jauh dari yang tadinya 6-4 menjadi 10-4.

Sayang di skor tersebut, Fajar/Rian seperti kehilangan fokus. Mereka jadi lebih tertekan hingga bisa kemasukan Enam angka beruntun. Skornya pun disamakan 10-10. Di interval kedua, pasangan China yang bisa merebut keunggulan hingga jauh. Mereka kembali menciptakan enam poin beruntun hingga unggul 15-11.

Perlahan-lahan Fajar/Rian keluar dari tekanan lawan dengan merubah strategi. Hal itu pun berhasil hingga bisa kembali menyamakan kedudukan di angka 18-18. Secara mengejutkan, peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2022 itu bisa membalikkan keadaan. Mereka pun akhirnya menang dengan skor 21-19 di set kedua.

Memasuki set ketiga, Fajar/Rian kecolongan banyak terlebih dahulu. Mereka tertinggal 5-1 hingga 7-2. Fajar/Rian pun bisa menipiskan ketertinggalan menjadi 5-7. Namun setelahnya, pasangan China tetap unggul dan menutup interval pertama 11-7.

Di interval kedua, Fajar/Rian berada di lapangan yang menang angin. Mereka pun mulai bisa menciptakan tiga angka beruntun berkali-kali hingga menipiskan ketertinggalan 12-13. Beberapa kali Fajar/Rian mendapat momentum menyamakan kedudukan, tetapi belum berhasil. Sebaliknya, mereka terus tertinggal dengan selisih dua poin hingga 15-17.

Dari sana, Fajar/Rian tidak bisa mengembangkan permainannya lagi dengan baik. Alhasil mereka kemasukan empat angka beruntun dan kalah 16-21. (yob/foto: ist)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *