- Nasional

Permudah Akses ke IKN, PUPR Bangun Lingkar Sepaku

up2date.id, PENAJAM- Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Lingkar Sepaku di Panajam, Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Jalan ini merupakan jalan nasional yang menjadi akses utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, pembangunan IKN saat ini sudah memasuki fase land development atau pemetaan lahan.

“Setelah pemetaan lahan, pemerintah akan memulai pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan tol dan jalan nasional yang menjadi akses utama ke IKN Nusantara,” ujar Menteri Basuki, sebagaimana dikutip dari laman Kementerian PUPR, Kamis (25/8)

Pembangunan jalan lingkar Sepaku segmen 1 hingga segmen 3, hampir selesai dibangun dengan rata-rata progres fisik mencapai 77 persen.

Sementara menurut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Junaidi, mengatakan, panjang keseluruhan jalan yang dibiayai melalui Anggaran

Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini, sekitar 2,91 kilometer.

“Pembangunan jalan lingkar Sepaku segmen 1 sepanjang 0,75 kilometer, lalu pembangunan jalan lingkar Sepaku segmen 2 sepanjang 1,04 kilometer dan pembangunan jalan lingkar Sepaku segmen 3, panjangnya 1,12 kilometer,” jelas Junaidi.

Total alokasi APBN untuk pembangunan jalan ini sebesar Rp103,772 miliar. Junaidi mengatakan, tender pembangunan jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 sudah selesai, sehingga pembangunan dapat segera dilaksanakan.

“Tender proyek untuk pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4 telah dibuka dengan nilai pagu paket senilai Rp193,47 miliar, dan persiapan kontrak,” kata Junaidi.

Pembangunan IKN akan dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2045 dengan mengusung konsep “Future Smart Forest City of Indonesia” dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pada tahap awal di tahun 2022-2024, pembangunan yang akan menjadi prioritas Kementerian PUPR adalah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 6,671 hektare. Sedang  infrastruktur prioritas yang akan dibangun antara lain Istana Kepresidenan, Masjid Negara, perkantoran kementerian/lembaga, penataan Kawasan Sumbu Kebangsaan dan Tripraja, hunian aparatur sipil negara (ASN), jalan akses dan jalan lingkungan tahap awal, serta infrastruktur dasar permukiman, seperti penyediaan air baku melalui Bendungan Sepaku Semoi dan beberapa bendungan lainnya. (yob/foto: pupr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *