- Olahraga

Indonesia Tanpa Gelar Tunggal Putra di Kejuaraan Dunia BWF 2022  

up2date.id, TOKYO- Indonesia dipastikan tanpa gelar tunggal putra di Kejuaraan Dunia BWF 2022 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, setelah Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak perempatfinal, Jumat (26/8).

Dengan demikian, Kejuaraan Dunia BWF 2022 ini kian memperpanjang rekor puasa gelar tunggal putra Indonesia jadi 17 tahun. Jangka tersebut menjadi yang terlama dalam keikutsertaan Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF sejak 1977 silam.

Sebagaimana diketahui, Jonatan Crhistie dan Anthony Ginting menjadi andalan tunggal putra Indonesia saat ini. Namun keduanya gagal melaju ke babak semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2022.

Jojo bahkan harus menelan kekalahan dramatis dari Chou Tien-chen dengan skor 21-14, 11-21, dan 20-22. Sementara Anthony Ginting menelan hasil serupa usai ditekuk Viktor Axelsen dua set langsung dengan skor identik, 10-21.

Taufik Hidayat menjadi tunggal putra Indonesia yang terakhir kali mampu meraih medali emas Kejuaraan Dunia BWF. Momen itu terjadi pada edisi 2005 lalu.

Selain Taufik Hidayat, ada sejumlah penggawa tunggal putra lainnya yang berhasil mengoleksi medali emas di ajang bergengsi dua tahunan itu. Rudy Hartono menjadi tunggal putra pertama yang meraih medali emas di Kejuaraan Dunia BWF pada 1980 silam.

Selanjutnya tren tersebut dilanjutkan oleh Icuk Sugiarto pada edisi selanjutnya, 1983. Sempat 10 tahun stagnan, Joko Suprianto pun berhasil mengembalikan hasil positif tersebut pada 1993.

Heryanto Arbi pun menjadi peraih medali emas selanjutnya pada edisi 1995. Tunggal putra Indonesia kembali menyumbang emas pada 2001 melalui jasa Hendrawan sebelum akhirnya berhenti di era Taufik Hidayat (2005).

Baca Juga: Ganda Indonesia Segel Satu Tiket Final BWF World Championship 2022

Dari empat wakil Indonesia di perempatfinal BWF World Championship 2022, hanya dua yang melaju ke semifinal. Sementara itu, dua sisanya harus mengubur mimpi untuk menjadi juara.

Wakil Indonesia yang tampil di perempatfinal, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), Jonatan Christie (tunggal putra) dan Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra).

Wakil Indonesia yang pertama tampil adalah Fajar/Rian yang melawan wakil Inggris yang menyingkirkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di 16 besar.

Meski begitu, Fajar/Rian mampu membuat Ben/Sean tidak berdaya dalam dua gim langsung. Fajar/Rian menang dengan skor 21-11 dan 21-16.

Kemenangan juga diraih oleh senior Fajar/Rian, Ahsan/Hendra. Ganda putra veteran itu menang dengan skor meyakinkan, 21-8 dan 21-14 atas pasangan India, M R Arjun/Dhruv Kapila

Sayang, Jonatan dan Ginting gagal mengikuti jejak Fajar/Rian dan Ahsan/Hendra. Jonatan harus kalah dramatis dari wakil Taiwan, Chou Tien Chen.

Setelah bertanding dalam tiga gim, Jojo takluk dengan skor 21-14, 11-21, dan 20-22. Jonatan sempat unggul jauh pada gim ketiga, tetapi dia kehilangan fokus hingga Chou Tien Chen mampu membalikkan kedudukan dan menang.

Nasib serupa dialami Ginting yang tidak berdaya di hadapan Axelsen. Bertanding dalam dua gim, Ginting kalah dengan skor identik 10-21 dan 10-21.

Dengan demikian, Indonesia hanya memiliki dua wakil di semifinal, yaitu Fajar/Rian dan Ahsan/Hendra. Kedua ganda putra itu pun akan bentrok pada semifinal di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Sabtu (27/8). Dengan demikian, Indonesia sudah mengamankan satu posisi di final ganda putra.

Berikut hasil lengkap wakil Indonesia di Perempatfinal BWF World Championship 2022: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Ben Lane/Sean Vendy – 21-11 dan 21-16

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs M. R. Arjun/ Dhruv Kapila – 21-8 dan 21-14

Jonatan Christie vs Chou Tien Chen – 21-14, 11-21, dan 20-22

Anthony Sinisuka Ginting vs Viktor Axelsen – 10-21 dan 10-21. (yob/foto: dok)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *