up2date.id, JAKARTA- Pengembangan lahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim dilakukan bulan ini, seiring dengan sudah ditutupnya kawasan titik nol Nusantara sejak Jumat (1/7) lalu.
“Jadi bulan ini lah kita akan mulai land development-nya. Ya jadi kalau dibangun harus ditutup,” kata Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir Diana Kusumastuti MT, di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (18/7), usai menyerahkan hadiah kepada pemenang sayembara desain.
Menurut Diana, untuk pembangunan IKN diprioritaskan kompleks Istana Wakil Presiden dengan menggabungkan antara dua pemenang, yaitu Huma Betang Umai dan Istana Kerakyatan.
Hal tersebut juga dilakukan untuk kompleks legislatif dan peribadatan, di mana masing-masing desain tidak memiliki satu pemenang tunggal.
Kompleks peribadatan dimenangkan oleh tiga karya, yaitu Akur Rukun, Cahaya Batang Haring Nusantara dan Humanity Beyond Religion.
Sementara kompleks legislatif dimenangkan Sasana Swara Nusantara dan Rajut Swara Indonesia, dan juara ketiga Lingkar Demokrasi.
“Kalo untuk bangunan-bangunan yang sudah kita bangun, memang baru istana yang sudah kita lelangkan. Untuk yang sayembara ini, yang akan kami prioritaskan istana wapres terlebih dahulu,” ujarnya.
Terkait besaran dana yang dibutuhkan, Diana belum bisa memastikan. Karena perkiraan perhitungan baru bisa dilakukan setelah pengumuman lelang.
Diana menambahkan, pembangunan IKN juga memperhatikan aspek estetika infrastruktur. Pembangunan IKN tidak hanya membangun beton, namun juga ada unsur tanaman lainnya. (yob/foto: dok)








