- Olahraga

Garuda Usung Misi Mustahil

up2date.id, SINGAPURA- Babak belur 4-0 di leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu (29/12) malam lalu, Timnas Indonesia kembali melakoni leg kedua di National Stadium, Kallang, Singapura, Sabtu (1/1) malam. Pertandingan disiarkan langsung RCTI pukul 19:30 WIB.

Mustahil memang untuk membalikan keadaan, sekaligus jadi juara kali pertama dalam sejarah gelaran dua tahunan sepakbola negara ASEAN ini ke tanah air. Pasalnya, skuad Garuda harus menang lebih dari 4 gol atas Gajah Perang.

Terlebih lagi jika membandingkan kualitas kedua tim, begitu kentara. Sepanjang pertandingan leg pertama, Thailand begitu agresif dan mendominasi penguasaan bola hingga 66,6 persen.

Sementara skuad Garuda. hanya mampu memegang 33,4 persen. Bahkan tidak mampu memutus skema operan pendek yang terus dilancarkan. Sehingga barisan pertahanan pasukan Shin Tae-yong kecolongan lewat umpan terobosan Supachok Sarachat, Bordin Phala, maupun Philip Roller.

Baca Juga: Lima Gol, Mampukah Garuda?

Nama terakhir merupakan pemain bertahan. Tetapi tak jarang membantu serangan dan berhasil menyumbang 2 assist, masing-masing untuk gol Chanathip Songkrasin (2′) dan Supachok Sarachat (67′). Selain itu, kapten tim Chanathip Sokrasin juga tampil memukau dengan torehan 2 gol dan 1 assist.

Sebaliknya Indonesia, hanya mampu melancarkan serangan balik, namun tidak efektif. Beberapa kali umpan yang dikirimkan Ricky Kambuaya terpotong di tengah jalan. Skuad Garuda hanya bisa melepaskan 4 tembakan, satu di antaranya mengarah ke gawang.

Namun semuanya bisa menjadi mustahil. Bukankah ada pameo: maju terus pantang mundur atau jangan menyerah dan terus berjuang, sebagaimana keinginan sang pelatih, Shin Tae-yong.

“Bagaimanapun, bola itu bulat. Kami tidak akan menyerah dan akan tetap berjuang. Saya tidak menaruh fokus terlalu banyak pada apa yang salah, tetapi pada apa yang harusnya kami lakukan dan mendorong motivasi para pemain,” tandas pelatih Korea Selatan itu, sebagaimana  dilansir laman resmi AFF Cup.

Meski menyadari hampir mustahil melakukan comeback dan mengalahkan Thailand, Tae-yong tetap yakin ada kemungkinan pasukannya menang setelah mengevaluasi dan berkaca dari laga leg pertama.

Baca Juga: Gajah Perang Remukan Garuda  

Shin Tae-yong berpeluang memainkan skuad terbaiknya. Di lini tengah, bisa menurunkan Evan Dimas sejak menit pertama. Pada pertemuan pertama, Evan Dimas yang diturunkan di babak kedua mampu membuat perbedaan.

Aliran bola skuad Garuda sejak dikomandoi Evan terlihat lebih rapi. Selain itu, Pratama Arhan juga sudah bisa dimainkan setelah menjalani skorsing akumulasi kartu, hingga absen di leg 1. Posisi bek sayap kiri milik PSIS Semarang ini digantikan Edo Febriansyah dan hanya bertahan satu babak saja.

Thailand sendiri tidak akan mengendurkan serangan di leg 2 ini. Sehingga bakal tetap menurunkan skuad terbaiknya. Pasalnya sang pelatih kelahiran Brasil berdarah Jerman, Alexander Polking, tak mau memberikan kesempatan untuk Indonesia.

“Agar situasi tidak diinginkan tak terjadi, kami harus mempersiapkan diri dengan baik, memulihkan diri dengan benar. Kami juga mau memeriksa kondisi pemain yang cedera. Intinya, kami akan berlaga di leg kedua dengan konsentrasi penuh,” tegasnya.

Prediksi pemain Indonesia: Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachrudin Aryanto, Elkan Baggott, Pratama Arhan; Rachmat Irianto, Alfeandra Dewangga; Ricky Kambuaya, Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman.

Hasil 5 pertemuan terakhir Thailand vs Indonesia: 29-12-2021: Indonesia vs Thailand 0-4. 03-06-2021: Thailand vs Indonesia 2-2. 10-09-2019: Indonesia vs Thailand 0-3. 17-11-2018: Thailand vs Indonesia 4-2. 17-12-2016: Thailand vs Indonesia 2-0. (yob/ilust: dok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *