- Berita, Ragam

Gegerkan Jagat Maya Lewat Fingerstyle

up2date.id, JAKARTA- Ponorogo, salah satu kabupaten di Jawa Timur,  selama ini identik dengan Reyog-nya. Namun kini ada sosok lain yang juga telah mendunia, khususnya dalam petik, gesek dan betot gitar. Alief Gustakhiyat sosok itu. Kesohor di media sosial dengan akun Alip Ba Ta Fingerstyle.

Karena unggahannya yang fenomenal berupa video, Alief merekam cara bermain gitar. Seratus lebih lagu dia mainkan, baik ciptaan sendiri dan cover sejumlah lagu barat maupun lokal.

Membuka akun youtube sejak 28 Januari 2018 lalu, sekarang, Jumat (17/12), akunnya memiliki 5,21 juta subscriber. Bahkan mereka yang nonton videonya sampai 308 juta orang.

Padahal sama sekali tak ada kesan glamor di videonya. Tak ada studio, apalagi sound systems dan microphone canggih. Tak ada satupun kru yang membantunya.

Cuma sebuah smartphone dan sebuah alat perekam sederhana untuk merekam denting gitarnya. Main gitar sendiri, rekam sendiri, edit sendiri dan publish sendiri. Apa adanya. Sangat sederhana, namun hasilnya, wow!

Di sejumlah video yang diunggahnya, background latarnya tampak poster perkalian dan pertambahan angka yang ditempel dengan lakban hitam. Mungkin buat anaknya belajar berhitung. Ada juga poster huruf alfabet, a sampai z. Kadang dia berpose dengan latar belakang tv 14 inch.

Di sejumlah video yang diunggah, kadang juga suara anaknya terekam. Bahkan suara tukang sayur. Tak ada sepatah kata pun keluar dari mulutnya, sebelum dan sesudah dia memetik gitar.

Sopir forklift di sebuah pabrik di kawasan Cakung, Jakarta Utara ini, tak peduli dengan itu semua. Bahkan dengan popularitasnya yang dapat  menghasilkan cuan.  Alief cuma fokus satu hal: merekam karyanya dan disimpannya di youtube. Mungkin itu niatnya.

Namun youtube bukan sekadar tempat untuk merekam. Video laki kelahiran Ponorogo 1989 ini, menyebar ke seluruh dunia. Netizen global pun mereaksi setiap video yang diunggahnya.

Berbagai julukan disandang pria sederhana ini. Dari The God of Fingerstyle!. Dewa Fingerstyle!, hingga Raja Harmonik. Gaya petikan gitar fingerstyle Alif disebut unik. Tak ada dalam kelas teori bermain gitar. Keluar dari mainstream.

Ketika dia memetik gitarnya, sebuah konser musik seperti hadir di depan pendengarnya. Seperti ada empat orang yang bermain musik. Cantik, akurat, renyah, emosional dan membuat bulu tangan berdiri. Merinding.

Se kelas pentolannya Gigi Band, Dewa Budjana, mengaku belum bisa bermain seperti Alief. Dia masih butuh orang lain dalam sebuah grup band agar petikan gitarnya bisa dinikmati.

Seorang musisi gitar dari luar merespons aransemen Alief di lagu Lingsir Wengi ciptaan Sunan Kalijaga: dia belum pernah melihat musisi gitar yang ada di dunia bermain seperti gaya fingertsyle akustik ala Alief.

“World class. Kelas dunia,” puji Ahmad Dhani., sebagaimana dilansir dari timenesia.com

Kalau di dunia ada Flamenco fingerstyle, African fingerstyle, Country Blues fingerstyle, atau Bossanova fingerstyle. Kini dunia merekam jejak baru: Alip_Ba_Ta fingerstyle.

Gaya Alip_Ba_Ta fingerstyle sangat orisinil. Dalam beberapa aransemen music, sangat khas Indonesia. Lekat dengan budaya lokal.

Pertanyaannya. Apakah layak kreativitas orisinal khas Alief ini jadi salah satu ikon Indonesia? Atau layakkah jadi aset nasional yang harus ditumbuhkembangkan?

Sebenarnya di samping Alief, banyak potensi kreatif khas Indonesia lain yang bisa dijadikan ikon untuk berbicara di tingkat global. Ini soal ya apa tidak. Mau diperhatikan atau tidak oleh negara, yang jelas, laki Ponorogo ini sudah membuat genre baru di dunia musik: Alif_Ba_Ta Fingerstyle. (yob/foto: ist)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.