up2date.id, BARABAI- Untuk kesekian kalinya jembatan darurat yang menghubungkan Desa Murung-B dengan Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, HST, terputus akibat banjir.
“Jembatan darurat yang menghubungkan dua desa tersebut, terputus akibat diterjang arus sungai yang meluap Senin (15/11) lalu,” jelas Babinsa Koramil 1002-07/Batu Benawa, Sertu Rodi Hartono, Rabu (17/11).
Dalam rangka mengatasi kesulitan masyarakat di dua desa itu, sambung Sertu Rodi, bersama Sertu Sanu dan warga dua desa kembali membuat jembatan darurat.
Baca Juga: Korban Banjir Barabai Dibantu Nasi Bungkus
“Dengan memanfaatkan bahan di sekitar lokasi, kami bahu membahu dengan warga membangun kembali jembatan darurat agar dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.
Seiring dengan selesainya jembatan darurat ini, menurut Danramil 1002-07/Batu Benawa, Kapten Inf Andi Tiro, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab TNI untuk membantu kesulitan rakyat.
“Ini juga selaras dengan pengamalan 8 Wajib TNI pada butir ke delapan, yaitu Menjadi Contoh dan Mempelopori Usaha-usaha untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat Sekelilingnya,” tegasnya.
Begitupun dengan kegiatan gotong royong pembangunan jembatan darurat ini, lanjut Kapten Andi, juga sebagai upaya TNI dalam rangka kemanunggalan TNI-Rakyat guna memantapkan ruang, alat kondisi juang yang tangguh dalam mendukung tugas Pokok TNI-AD. (yob/foto: pendim)








