- Berita, Nasional, Olahraga

Hadapi Bekantan Hamuk, Was-was Macan Kemayoran Terbukti

up2date.id, MAGELANG- Kekhawatiran Persija Jakarta akhirnya terbukti. Menghadapi Barito Putera di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, dalam laga pekan ke-11 BRI Liga 1 2021-2022, Jumat (5/11) malam WIB, Macan Kemayoran nyaris kalah.

Persija kebobolan lebih dahulu di menit ke-15 lewat sontekan Aleksandar Rakic. Aksi individu Rafinha di sisi kiri lini depan, diakhiri dengan umpan tarik menuju Aleksandar Rakic. Bomber berusia 34 tahun itu menyelesaikannya dengan dingin, 1-0 untuk Barito.

Dua menit berselang, Persija merespon dengan memanfaatkan ruang di lini belakang Barito. Marko Simic yang menusuk dari sisi kiri lini serang, melepaskan operan ke Riko Simanjuntak yang tak terkawal. Namun masih bisa diselamatkan penjaga gawang Aditya Harlan.

Persija yang tidak mau tertinggal terus melancarkan tekanan. Situasi set piece tidak disia-siakan. Selang 10 menit kemudian, gol balasan pun datang dari Marko Simmic, sehaingga mencatatkan nama di papan skor.

Umpan Riko Simanjuntak yang berawal dari situasi tendangan bebas, dihajar ke tiang jauh oleh tandukan Simic. Skor berubah imbang 1-1.

Laga dilanjutkan dengan pertempuran lini tengah. Kedua tim sama-sama berambisi mengontrol jalannya laga. Pada menit 35, Persija kembali mendapatkan peluang. Namun tandukan Marko Simic masih melebar.

Baca Juga: Macan Kemayoran Was-was Hadapi Bekantan Hamuk

Pada menit 38, giliran Luthfi Kamal melepaskan sepakan keras dari situasi bola mati. Namun masih melebar dan menyudahi pertandingan dengan skor 1-1 di babak pertama.

Awal babak kedua, Barito langsung tancap gas. Menit 50, Rafinha melakukan pergerakan tanpa bola dan menerima umpan terobosan. Namun sepakannya mengenai bek Persija.

Sepak pojok yang dihasilkan dari momen tersebut, menghasilkan peluang berbahaya. Tetapi tandukan Bayu Pradana masih melebar tipis di sisi kanan gawang.

Setelah peluang tersebut, intensitas permainan melambat. Para pemain sedikit demi sedikit staminanya berkurang usai bermain cepat.

Alur laga pun berubah, Persija lebih nyaman membangun serangan dan mengontrol jalannya laga. Namun serangannya masih terus dipotong oleh Barito.

Baca Juga: Persela Lamongan Tahan Barito Putera

Pada menit 64, kemelut terjadi di kotak penalti Barito. Marco Motta yang menerima umpan sepak pojok menanduk bola dengan keras ke arah gawang. Tetapi masih bisa digagalkan bek Barito. Bola yang memantul kaki Riko Simanjuntak lanngsung dilesakkan dengan keras, namun masih bisa dihalangi Nazar Nurzaidin.

Jelang menit 70, pelatih Barito, Djadjang Nurjaman berinisiatif menambah daya gedor dengan memasukkan pemain berkarakter menyerang, Beni Okto dan Buyung Ismu Lessy. Namun, Persija masih nyaman mengontrol jalannya laga.

10 menit kemudian, pelatih yang kerap disapa Coach Djanur, kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Rizky Pora dan menarik keluar Aleksandar Rakic. Namun Barito yang menerapkan blok pertahanan menengah, masih kesulitan merebut bola dari tangan Persija.

Jelang laga usai, laga dihentikan sementara. Terjadi kisruh usai wasit menunjuk titik putih kala Riko Simanjuntak menjalin kontak tipis dengan penjaga gawang Aditya Harlan.

Protes berdatangan dengan deras dari kubu Barito. Laga berhenti cukup lama hingga menit 100, wasit tetap pada pendiriannya memberi hadiah penalti untuk Persija.

Baca Juga: Barito Tundukan Persipura 1-0

Marco Motta yang menjadi eksekutor, malah gagal menjalankan tugasnya.  Intrik tersebut menutup jalannya laga. Skor tak berubah, 1-1.

Dengan hasil ini, Persija masih di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan jumlah 14 poin, hasil tiga kemenangan, lima hasil imbang dan dua kekalahan.

Sedang Barito masih berkutat di zona degradasi, tepatnya peringkat 16 dengan jumlah delapan poin, hasil dua kali menang, dua kali imbang dan enam kali kalah.

Susunan Pemain: Persija Jakarta– Andritany Ardhyasa; Marco Motta, Yann Motta, Maman Abdurrahman, Novri Setiawan, Rohit Chand, Tony Sutjipto, Adrianus Purnomo, Riko Simanjuntak, Marko Simic, Alfriyanto Nico.

Barito Putera– Aditya Harlan; Dandi Maulana, Bagas Kaffa, Nurzaidin, M. Sani, Luthfi Kamal Baharsyah, Bayu Pradana, Syaharil, Ambrizal Umanialo, Aleksandar Rakic, Rafinha, (yob/foto: pssi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *