up2date.id, NUNUKAN- Gegara ’kungfu’ ke anak buah yang menghebohkan dunia maya, Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwar, dicopot.
Pencopotan sebagaimana surat perintah Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Bambang Kristiyono, bernomor 953, Senin (25/10).
Dalam sprint itu, AKBP Ricky Hardianto yang juga Kasubiddpaminal Bidpropam Polda Kaltara, ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kapolres Nunukan.
Di video berdurasi 43 detik itu, aksi pemukulan terhadap anak buahnya terjadi saat zoom meeting. Seorang polisi yang menjadi korban sampai tersungkur di lantai.
Kejadian terekam dalam kamera CCTV dengan keterangan Polres Nunukan, 21 Oktober 2021 pukul 12:32 di pojok atas sebelah kiri. Terdapat juga tulisan Baksos Akabri 1999 Peduli pada Badcdrop berwarna merah.
Baca Juga: Kapolri Keluarkan ST Tindak Tegas Pelanggaran Anggota
Bermula ketika seorang polisi sedang berdiri di depan sebuah meja. Di atas meja itu ada nasi tumpeng. Tak lama kemudian, seorang perempuan datang dengan maksud menggeser meja.
Polisi yang berdiri itu lalu bergeser ke samping meja. Diduga dia hendak membantu perempuan yang ingin menggeser meja.
Polisi tersebut lalu tampak memasukkan ponselnya ke kantung celana. Namun tiba-tiba dia didatangi serta ditendang dan dipukul Kapolres Nunukan, AKBP Saiful Anwar.
Kepala Bidang Propam Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol Deary Stone Supit, membenarkan AKBP SA telah menjalani pemeriksaan awal.
“Benar kejadiannya (di Polres Nunukan). Di Polda Kaltara malam ini kami sudah rapat dan keputusannya kapolres diperiksa,” jelas Kombes Deary, Senin (25/10).
Korban pemukulan dan tendangan tersebut, seorang bintara. Namun Kombes Diary tidak merinci lebih lanjut mengenai pemicu terjadinya insiden.
“Saat ini masih diproses kapolres yang terlibat dan terekam kamera CCTV tersebut,” katanya. (yob/foto: ist)








