Up2date.id, JAKARTA – Diprediksi pemudik tahun ini mengalami kenaikan dari 86 juta orang di tahun 2022, menjadi 123 juta orang di tahun 2023. Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyiapkan 18.000 prajurit untuk mengamankan arus mudik lebaran 2023.
“Di seluruh nanti Kodam maupun jajaran TNI AD, AL, dan AU kurang lebih 18.000 prajurit akan kita kerahkan nanti untuk membantu Polri dan Pemerintah Daerah dalam pengamanan ini,” kata Panglima TNI Laksamana Yudo Margono kepada wartawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (13/4).
Yudo menjelaskan, kemarin pihaknya sudah melakukan rapat bersama dengan Mabes Polri, Menko PMK dan Kementerian terkait guna pengamanan dan kelancaran pemudik saat lebaran. Sebab terjadi peningkatan yang signifikan pada pemudik tahun ini.
“Ya kemarin kita sudah rapat dari Mabes Polri, Menko PMK, dengan para kementerian terkait untuk pengamanan dan kelancaran dan kenyamanan mudik lebaran. Karena terjadi peningkatan yang siginifikan,” ungkapnya.
Yudo menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan alutsista apabila diperlukan. Namun, kata Yudo, kemarin Kolinlamil menyepakati akan menggelar KRI dari Banjarmasin dari Jakarta-Semarang-Surabaya, Surabaya-Semarang-Jakarta.
“Dan juga kita sudah menyiapkan alutsista untuk apabila diperlukan, tapi yang sudah sepakat kemarin Kolinlamil akan menggelar KRI dari Banjarmasin dari Jakarta-Semarang-Surabaya, Surabaya-Semarang-Jakarta,” jelasnya.
Menurut Yudo, kembali alutsista akan disiapkan apabila memang diperlukan dan menjadi prioritas untuk mengamankan arus mudik.
“Ya nanti TNI AD dan AU mungkin nanti dulu, apabila diperlukan kita akan siapkan, tentunya ini kan harus yang betul-betul emergency ya prioritas,” ungkapnya.
Yudo menyampaikan pihaknya juga meninjau penyeberangan Pelabuhan Bakauheni. Yudo menyebut akan membackup prajurit untuk membantu Polri dalam pengamanan mudik ini.
“Sampai sekarang kita tinjau penyeberangan Bakaheuni. Tentunya TNI akan mem-BKO kan prajurit untuk membantu Polri untuk pengamanan mudik lebaran ini,” tegasnya.(yob/foto:ist)








