- Berita, Nasional

Perwira Polri Harus Memiliki 12 Karakter Kebhayangkaraan

up2date, SUKABUMI- Perwira Polri harus memiliki 12 karakter kebhayangkaraan. Yaitu beriman, cinta tanah air, demokrasi, disiplin, kerja keras, cerdas, professional, sederhana, empati, jujur, ikhlas, adil, teladan dan berintegritas.

Ke-12 karakter itu dikemukakan Kasetukpa Lemdiklat Polri, Brigjend Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, ketika membuka kegiatan Pembinaan Tradisi (Bintra) Lembaga Pendidikan (Lemdik) dan Orientasi Lingkungan peserta didik Pendidikan Alih Golongan (PAG) Bintara ke Perwira Polri Gelombang I 2021 di lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (12/10).

Acara tersebut diikuti secara serentak satuan pendidikan lain yang menyelenggarakan PAG Gelombang I dengan inspektur upacara masing masing Kasatdik/Kapusdik.

Begitupun dalam setiap tugas dan kegiatan yang akan dilaksanakan, menurut Brigjend Pol Mardiaz, idealnya tugas harus dikenali terlebih dahulu. Sehingga dapat mengukur kekuatan, kemampuan, sarpras yang dibutuhkan, memperhitungkan risiko, menentukan target.

“Sehingga dalam pelaksanaan tugasnya tidak terdapat kendala yang berarti,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya kasetukpa menyampaikan, para Serdik PAG setelah lulus dari pendidikan dituntut harus memiliki kompetensi dasar (tujuh profil), yaitu sebagai jembatan pimpinan dan bawahan, sebagai wakil manajer/pimpinan yang terdekat dengan bawahan, harus memiliki kepemimpinan tingkat dasar sebagai motivator dan dinamisator serta peningkatan kinerja.

“Lalu adaptif terhadap perubahan yang terjadi di masyarakat, harus mampu menterjemahkan kebijakan pimpinan menjadi penugasan operasional harian di lapangan. Kemudian mampu melakukan pengendalian dan pengawasan anggota di lapangan dan harus menjadi kunci sukses jalannya manajemen,” jelasnya.

Dalam upacara tersebut kasetukpa secara simbolik menyiramkan air bunga kepada perwakilan siswa sebagai tanda para Serdik PAG bagian dari keluarga besar Setukpa Lemdiklat Polri yang harus mengenal lebih dekat Lembaga Setukpa guna menumbuhkan rasa cinta, bangga kepada almamaternya, bergairah dan termotivasi untuk mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh. (ril/foto: divhumas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *