- Daerah

Kankanwil Kemenag Kaltim dan Keluarga Tewas Kecelakaan

up2date.id, PULANG PISAU- Satu keluarga, termasuk  Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag), tewas akibat kecelakaan lalulintas di Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Sakakajang, Kecamatan Jabiren Raya, Pulang Pisau, Kalteng, Minggu (18/7).

“Benar telah terjadi kecelakaan di Desa Sakakajang dengan korban sebanyak enam orang meninggal dunia,” kata Kapolres Pulang Pisau, AKBP Kurniawan Hartono, saat dikonfirmasi di Pulang Pisau.

Salah satu korban yang meninggal di dalam kecelakaan, mantan Kakanmenag Kabupaten Pulang Pisau dan pernah menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Kalteng, Masrawan.

Korban saat ini menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur.

“Anggota kami masih bekerja di lapangan untuk melakukan evakuasi dan mendata korban,” imbuh kapolres.

Kurniawan tidak menampik data korban yang beredar di grup pesan singkat. Meski demikian, kepolisian masih mendalami dan mengumpulkan data-data dari korban yang mengalami kecelakaan sekitar pukul 07:30 WIB itu.

Berdasarkan data beredar, korban meninggal dalam kecelakaan tunggal melibatkan mobil Inova KH 1326 BE di Trans Kalimantan itu, Masrawan, Hilaliyah (istri Masrawan), Mahfuzh (anak), Istri Mahfuzh (menantu), anak Mahfuzh (cucu) dan ibu (mertua Masrawan).

Sementara, menurut Kabag TU Kantor Kemenag Kabupaten Pulang Pisau, Khairani, pihak keluarga korban masih melakukan musyawarah untuk memastikan di mana pemakaman, yang salah satunya adalah Masrawan yang juga mantan Kepala Kamenag Kabupaten Pulang Pisau itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Innova KH 1326 BE yang berisi satu rombongan keluarga itu, masuk ke dalam parit sisi jalan.

Mobil masuk ke dalam parit yang berlumpur, sehingga proses evakuasi tidak bisa dilakukan dengan cepat. Terlebih lagi di bawah cuaca mendung setelah satu malam hujan mengguyur hampir di seluruh wilayah Kabupaten Pulang Pisau. (yob/foto: apa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *