up2date.id, SEMARANG- Presiden Joko Widodo mengingatkan agar Polri menggunakan kewenangannya dengan baik. Sebab kewenangannya yang besar, selalu dinilai masyarakat. Satu kesalahan, apapun itu, bisa merusak kepercayaan kepada Polri.
Hal tersebut disampaikan Kepala Negara yang memimipin langsung upacara HUT ke-76 Bhayangkara di Akpol, Semarang, Selasa (5/7).
Menurut presiden dalam amanatnya, kewenangan Polri sangat besar. Organisasi Polri menembus sampai ke tingkat desa dan setiap hari anggota Polri bersentuhan langsung dengan masyarakat, bersentuhan langsung dengan rakyat.
“Karena itu di mana pun saudara-saudara bertugas, saudara-saudara selalu dalam pengamatan rakyat, saudara-saudara selalu dalam penilaian rakyat. Rakyat menilai apakah perilaku Polri sesuai dengan harapan rakyat,” katanya.
Di penghujung amanatnya, presiden menyampaikan ucapan selamat hari Bhayangkata ke-76 dan memberikan apresiasi atas kerja keras Polri dalam melayani masyarakat.
“Saya menyampaikan selamat hari Bhayangkara ke-76 dan memberikan penghargaan atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat, dalam membela bangsa dan negara. Saya dan seluruh rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada Polri,” ucap Jokowi.
Jokowi hadir bersama dengan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Duduk di sampingnya, Kapolri Jendral Listyo Sigit dan Panglima TNI Jenderal Andhika Perkasa.
Hadir juga dalam acara tersebut, Presiden Indonesia ke-5, Megawari Soekarno Putri, Wakil Presiden (Wapres) Indonesia ke-6, Try Sutrisno, Wapres ke-7, Hamzah Haz, Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.
Selain itu, sejumlah menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju, seperti Prabowo Subianto, Luhut Binsar Pandjaitan, Airlangga Hartarto, Siti Nurbaya Bakar dan Tito Karnavian juga terlihat hadir. Turut juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. (yob/foto: ist)








