up2date.id, JAKARTA- Presiden Joko Widodo akan melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek petrochemical dengan investasi US$ 24 miliar atau setara dengan Rp 343 triliun (kurs dolar Rp 14.300) di Kalimantan Utara (Kaltara), 21 Desember mendatang.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam acara CNBC Indonesia Awards 2021, Selasa (14/12).
“Kita mulai dengan satu proyek pertama oleh presiden pada 21 Desember di Kalimantan Utara (Kaltara), yaitu petrochemical. Ini salah satu yang besar, mungkin berkisar US$ 24 miliar dan seterusnya tiap tahun,” ujar Luhut.
Investasi tersebut, lanjut LBP, akan menghasilkan per tahun US$ 131 miliar pada tahun 2029. Nantinya, proyek itu juga ditargetkan akan mampu membuka lapangan pekerjaan hingga ratusan ribu.
“Tapi secara bertahap mulai 2023, sudah mulai beroperasi. Kalau ini ada karena produksinya end to end nanti, menyangkut pada petrochemical, aluminium, kemudahan tadi litium baterai, EV dengan green energy,” jelas Luhut.
Luhut menilai, dengan adanya proyek tersebut akan memperbaiki profil Indonesia ke depan dengan hasil yang lebih baik. Sebab 30 persen ekspor diprediksi berasal dari hasil proyek ini.
Kalau ini terjadi, menurut Luhut, mungkin Indonesia akan punya ekspor berkisar 30 persen dari seluruh ekspor. Sehingga membuat Indonesia semakin baik.
“Sekali lagi kita harap menemukan kontinuitas pembangunan ke depan dengan pemimpin yang punya visi, punya juga kesederhanaan sebagai pemimpin,” imbuhnya. (yob/foto: ist)








